Bupati Pacitan Indartato Purna Bakti, DPD Partai NasDem Kab. Pacitan Berikan Apresiasi

oleh -

PACITAN, NUSANTARAPOS,- Usai menjabat Bupati Pacitan masa jabatan 2016 – 2021, Indartato tidak lagi menduduki Pendopo Kab.Pacitan mulai Minggu, tanggal 04-04-2021 Pukul 24.00. Sebelum masa berakhir, Indartato pamitan ke Desa – desa dengan segenap rombongan dari Pemkab dan tentunya disambut hangat dari perangkat desa masing – masing yang dikunjungi.

Dengan perhatianya Indartato kepada rakyatnya, tanpa kenal lelah dan meluangkan waktunya keliling desa. Belum lagi menyempatkan menerima tamu diluar jam kerja pada sore, malam harinya kalau memang tidak ada kegiatan luar daerah. Hal itu membuat pengurus DPD NasDem Kab. Pacitan ikut memberikan ucapan terimakasihnya atas kepemimpinanya.

Selaku Sekretaris DPD NasDem Kab. Pacitan, Sabtu, (3/4/2021), Bambang Setyabudi mengatakan, “Bahwa apa yang diperbuat Pak Ind untuk Pacitan selama 10 tahun benar – benar adem ayem dan tentrem, kedamaian dalam kepemimpinan diberikan contoh oleh beliaunya. Menjadi Bapak dari semua Fihak tanpa membedakan latar belakang dan selalu dekat dengan wong cilik.”

Sementara, Hariawan, ST selaku Badan Pemenangan Pemilihan Umum (BAPPILU) Partai NasDem juga menyampaikan, “Pak In ini Bupati yang luar biasa, kematangan dalam mengelola pemerintahan bisa menjadi contoh pemimpin penggantinya. Etika didalam mengambil kebijakan berusaha untuk selalu mengedepankan kepentingan yang menyeluruh. Kebaikan dalam pergaulan dalam rangka mensupport program pemerintah daerah dilakukan dengan pendekatan yang sangat detail, melonggarkan waktunya untuk membangun komunikasi dengan para pelaku kebijakkan terus menerus dilakukan. Terbuka dengan semua pihak, sampai ada istilah “Halaman Wingking” (HALKING) miliknya Rakyat, karena media komunikasi non formal sering dilakukan disitu dengan semua pihak.”

Ia melanjutkan, dengan kepemimpinan Indartato selama 10 tahun iniĀ  diharapkan pengganti layak untuk mencontoh pola leadership yang dilakukan. Membuka keran terhadap siapa saja dan tidak harus ego pada kepentingan yang sangat- sangat sempit. (Red)