Pelatihan ToT tersebut Perluas Modul Sekar Desa

oleh -

Meulaboh, Nusantarapos – Pemerintah Gampong (PTPG) Aceh Barat mengikuti Training Of Trainer (ToT) Sekolah Anggaran Desa (Sekar Desa) di aula Kecamatan Arongan Lambalek, Rabu (29/9/2020).

Pelatihan ToT tersebut untuk memperluas Modul Sekar Desa yang difasilitasi oleh MaTA dan Seknas Fitra dalam Program KOMPAK. Bertujuan untuk menyediakan tenaga pelatih yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan memberikan penguatan kepada pemerintah gampong, Tuha Peut dan masyarakat, termasuk perempuan, disabilitas dan kelompok rentan lainnya wilayah Aceh Barat.

Modul dimaksud salah satu bentuk bahan ajar yang dikemas secara sistematis dan menarik hingga mudah untuk dipelajari secara mandiri maupun secara kelompok, terutama menyangkut tata kelola pemerintah gampong yang transparan, partisipatif, responsive gender dan inkluisif serta akuntabel.

“ToT ini dimaksudkan untuk mencetak fasilitator sehingga replikasi Sekar Desa dan Rumah Aspirasi Masyarakat dapat dilaksanakan seluruh desa di Aceh Barat” kata Badiul Hadi, selaku Program Manager Seknas Fitra dalam sambutannya secara virtual saat pembukaan acara, Rabu (10/10/2020.

Badiul menjelaskan, selain Sekar Desa tim program juga menginisiasi berdirinya Rumah Aspirasi Masyarakat di Aceh Barat sudah berjalan sejak tahun 2017-2020 di kecamatan Samatiga, Panton Reu dan Arongan Lambalek, sebagai upaya untuk penguatan tata kelola Pemerintahan Desa dengan fokus lembaga Tuha peut.

”Selain di Aceh Barat program ini serentak di lakukan di 11 kabupaten di 5 provinsi di Indonesia yaitu Aceh, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB dan Sulawesi Selatan” katanya.

Menurutnya Rumah Aspirasi dan Sekar Desa merupakan media untuk mempercepatnya terwujudnya Pelembagaan Akuntabitas Sosial di desa.

“Untuk itu, Pemerintah Aceh Barat dapat melakukannya melalui 3 hal yaitu; segera menetapkan regulasi yaitu qanun tentang Tuha Peut sesuai Permendagri Nomor 110 tahun 2016 tentang BPD, Pembentukan Forum Komunikasi Tuha Peut serta dukungan anggaran baik melalui APBK maupun APBG” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG), Erni Wanti yang menjadi narasumber pada kegiatan tersebut berterimakasih kepada MaTA dan Seknas Fitra karena sudah banyak membantu Pemerintah Aceh Barat terkait tata kelola pemerintah gampong.

Erni berharap, semua peserta agar serius menyerap dengan baik semua ilmu dalam ToT tersebut sehingga kedepan dapat didedikasi di desa lain diwilayahnya masing-masing.

“Nantinya para PTPG yang telah dilatih ini dapat menjadi tempat konsultasi sekaligus fasilitator tentang Sekolah Anggaran bagi pemerintah gampong seluruh Aceh Barat. Terutama terkait bagaimana menyusun perencanaan dan penganggaran yang baik, pelaksanaan program serta pengawasan yang efektif oleh lembaga tuha peut supaya anggaran desa benar bermanfaat bagi kemaslahatan warga desa” demikian jelas Erni Wanti.

ToT kali di ikuti sebanyak 15 perserta dari perwakilan PTPG kecamatan Arongan Lambalek, Samatiga, Woyla dan Woyla Barat yang berlangsung selama dua hari. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kadis DPMG Aceh Barat Erni, kemudian dikelola oleh satu orang fasilitator, Kemal Fasya, yang juga di bantu dua fasilitator pendamping dari tim program.(Muhibbul Jamil).