Berikan Pelayanan di Nusakambangan, RDJ Disambut Hangat Warga Binaan

oleh -117 views
Ketua RDJ se-Jabodetabek Brian Patiasina sedang berkutbah di hadapan warga binaan Lapas Nusakambangan.

Cilacap, NUSANTARAPOS.CO.ID – Rumah Doa Jokowi (RDJ) terus melakukan kegiatan ke berbagai pelosok di negeri ini untuk memberikan pelayanan kerohanian kepada warga binaan yang ada di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) ataupun Rumah Tahanan (Rutan).

Yang terbaru Rumah Doa Jokowi telah mengunjungi Lapas Nusakambangan Cilacap, Jawa Tengah. Kedatangan rombongan RDJ disambut hangat oleh warga binaan yang mengikuti kebaktian.

Warga binaan Lapas Nusakambangan sedang berdoa bersama Rumah Doa Jokowi.

Ketua RDJ se-Jabodetabek Brian Patiasina mengatakan kita datangi setiap lapas, penjara ataupun rutan itu tujuannya adalah untuk berbuat kebaikan memberi support kepada warga binaan yang ada di dalam sehingga mereka bisa termotivasi.

“Kita tidak bisa sangkal bahwa mereka juga adalah anak-anak bangsa. Suatu saat mereka-mereka ini akan Tuhan pakai, seperti halnya kami-kami ini yang juga mantan napi saat ini dipakai oleh Tuhan untuk berbuat kebaikan dalam hal pelayanan. Pasti suatu saat mereka pun sama, bahkan bisa lebih dahsyat untuk NKRI,” katanya melalui pesan singkatnya, Jumat (7/6/2019).

Usai ibadah Rumah Doa Jokowi dan warga binaan Lapas Nusakambangan berfoto bersama.

Lanjut Brian, kunjungan seperti ini merupakan salah satu program kerja RDJ, dimana kami juga mengunjungi rumah sakit yang memiliki pasien terkena kusta. Kami memiliki program jangka pendek dan jangka panjang yang harus kita kerjakan.

“Sebelum mengunjungi Nusakambangan, kami telah mengunjungi Lapas kelas III Cikarang, Lapas Tangerang dan Rutan Salemba. Dengan hadirnya RDJ semoga bisa lebih memberikan manfaat kepada mereka yang membutuhkan siraman rohani, karena kami yakin mereka membutuhkan itu untuk menuju ke jalan kebaikan,” tutupnya.

Untuk diketahui RDJ merupakan organisasi relawan pendukung paslon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo – Ma’aruf Amin pada pilpres 17 April lalu.

Comment