Rapat Pleno Mabes PPM, Mengukuhkan Pengurus Periode 2019 – 2024

oleh -
Foto bersama para petinggi Pemuda Panca Marga.
Jakarta, NUSANTARAPOS.CO.ID – Markas Besar (Mabes) Pemuda Panca Marga (PPM) menggelar rapat pleno untuk mengukuhkan pengurus masa bhakti 2019 – 2024. Rapat pleno tersebut dilaksanakan di Restoran Pulau Dua, Senayan, Minggu (1/12/2019).
Selain untuk mengukuhkan kepengurusan, rapat pleno ini sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh pemuda – pemudi yang berstatus anak veteran agar tetap meneruskan perjuangan untuk negara Republik Indonesia.
Dalam susunan acara kepengurusan dimulai dengan pembacaan Sumpah Prasetya Pemuda Panca Marga dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan (Indonesia Raya), mengheningkan cipta, pembacaan doa, serta pengumuman para pengurus PPM yang dibacakan oleh Sekjen PPM Abdilah Karyadi, S.Pd.
Acara ini dihadiri langsung oleh Samsudin Siregar, SH selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), H. Lulung AL, SH ( Ketua Deparnas), Deli A. Singgih (Deparnas), Yoga Sentosa (Deparnas/Pencipta Lagu Hymne PPM, Camsiyar, SE (Ketua DPP) PPM, serta pemuda-pemudi yang menjadi anak veteran dari seluruh wilayah Indonesia.
Dalam pernyataanya, Ketua Umum PPM Samsudin Siregar memaparkan berlangsungnya kegiatan ini untuk mengkukuhkan para pengurus PPM di tingkat pusat.
Yoga Sentosa pencipta lagu Hymne Pemuda Panca Marga sedang memberikan paparan.
“Hari ini kita membuat format PPM dalam rapat pleno ini, dengan menetapkan kepengurusan beberapa orang untuk di pusat,” ujarnya.
Harapan kami, lanjut Samsudin, sebagai anak pendiri langsung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) semoga bisa menjadi pemuda yang bermanfaat dan kebanggaan untuk negara, baik untuk diri sendiri dan keluarga serta lingkungan.
Dirinya juga berharap agar para pemangku hukum yang berkepentingan dapat memberikan perhatian salah satunya dengan dukungan agar senantiasa PPM ini dapat tetap berjuang.
“Mohon kepada pemangku kepentingan petinggi – petinggi sesuai tingkatannya tolong ini jadi perhatian, ayah kami dulu ikut memerdekakan negara ini, kami tau undang-undang sama di mata hukum sama siapapun orangnya, tapi sejarah hukum ada. Sehingga maaf, secara ekonomi ini kadang lemah, jadi pendidikan kami pun lemah.” tuturnya.
Samsudin juga berpesan dengan mengajak kepada seluruh anak – anak mantan veteran  Republik Indonesia untuk terus meneruskan perjuangan sang ayah yang dulu turut memerdekakan bangsa Indonesia.
“Pesan kita seluruh PPM seluruh Indonesia, tetap semangat, ini negara didirikan oleh ayah anda, di proklamalirkan oleh Bung Karno, oleh ayah kita, jadi tolong kepada generasi muda salah besar kalau apa yang yang diciptakan dan dibuat oleh ayah kita, kita tinggalkan salah besar. Kita harus teruskan perjuangkan ini, mengawal pancasila dan proklamasi sesuai dengan apa yang orang tua kita perjuangkan kita harus teruskan.” tegasnya menutup sambutan.