M. Taufik Terpilih Sebagai Ketua PPM DKI Pada Musda ke X

oleh -
Ketua PD Mada PPM DKI Jakarta terpilih M. Taufik sedang menerima pataka dari Ketua Umum PPM Samsudin Siregar.

Jakarta, NUSANTARAPOS.CO.ID – Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi DKI Jakarta melakukan Musyawarah Daerah (Musda) X yang diselenggarakan di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta, pada Sabtu (5/9/2020). Musda tersebut turut dihadiri oleh Lulung Lunggana, Pemprov DKI Jakarta yang diwakili Kepala Kesbangpol Taufan Bakrie, Polda Metro Jaya yang diwakili AKBP Sri Wardinigsih, Pangdam Jaya yang diwakili oleh Kolonel Budijanto, Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Heribertus Ompusunggu, Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Umum PPM Samsuddin Siregar, Sekjen PPM Karyadi, Deparda PPM DKI Jakarta Saharuddin Arsyad dan Ketua Cabang PPM di 6 wilayah Kotamadya/Kabupaten.

Musda yang berlangsung tertib dan damai itu memilih M. Taufik SA, S. Kom sebagai Ketua PD Mada PPM Provinsi DKI Jakarta periode 2020-2025 secara aklamasi.

Ketua PD Mada PPM DKI Jakarta terpilih M. Taufik sedang berpidato di hadapan peserta Musda X.

Usai terpilih sebagai Ketua, Taufik berjanji akan mengembalikan Pemuda Panca Marga untuk memegang teguh motto Tanhana Dharma Mangrwa.

“Hal itu bisa dicapai dengan impelementasi dari isi Tri Dharma Bhakti yang mana di dalamnya adalah patriotisme, idealisme dan solidaritas,” kata Taufik kepada wartawan setelah acara Musda, di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta, Sabtu (5/9).

Tentunya keadaan sekarang ini, kata Taufik, bahwasanya telah terjadi penunjukan pimpinan di segala tingkatan yang sebetulnya itu tidak berdasarkan atas history dalam arti turunan MUNAS ke-1 sampai dengan ke-10.

‘’Adapun kita MUSDA ke-10 adalah turunan dari MUNAS ke-10 dimana pemilihan ketua di setiap tingkatan atas dasar musyawarah dan konstitusi, dalam hal ini SK Kemenkumham adalah merupakan kehormatan yang bermartabat dan berwibawa,’’ jelas dia.

Beberapa petinggi PPM duduk bersama.

Taufik juga menjelaskan mengenai sumber keuangan PPM, berdasarkan AD/ART organisasi, keuangan diperoleh dari; iuran anggota, sumber yang tidak mengikat, dan melakukan usaha-usaha yang sah dan tidak bertentangan dengan hukum.

Terkait program kerja kepengurusan terbaru, dia mengatakan, akan dibahas dalam rapat kerja daerah sekitar 3 minggu kedepan.

“Mungkin akan dilakukan dalam 3 minggu kedepan dan sampai dengan 1 bulan. Disitu akan kita susun program kerja atas dasar kesepakatan para pengurus pimpinan daerah PPM,” ujarnya.

Masukan dari anggota menurut Taufik juga diperlukan sebagai bentuk sinergitas di setiap tingkatan, ranting, cabang, maupun daerah itu sendiri.

Panitia Musda X PPM DKI Jakarta berfoto bersama.

“Dimana memang pimpinan daerah PPM membawahi 5 Kotamadya dan 1 Kabupaten dan turun lagi ke kecamatan-kecamatan yang ada. Masing-masing anggota akan memberikan sumbangsih untuk organisasi ini,” jelas Taufik lagi.

Mengenai para pimpinan di tingkatan kotamadya dan kabupaten yang naik di kepengurusan pimpinan daerah, setelah musda akan dilaksanakan musyawarah cabang.

“Tentunya nanti selepas ini mungkin di akhir tahun akan dilaksanakan musyawarah cabang untuk menentukan pimpinan-pimpinan baru sebagai pengganti dari mereka yang naik menjadi pimpinan daerah,” tutupnya.

Pada Musda tersebut juga langsung ditunjuk Zondra AB sebagai Sekretaris dan Lingga Wisnu sebagai Bendahara untuk sama-sama membawa PPM DKI Jakarta menjadi lebih bersinar di lima tahun ke depan.