PPMI Kecam Pernyataan Emmanuel Macron, Serukan Umat Islam Boikot Produk Perancis

oleh -
Usai menggelar jumpa pers Presiden PPMI Dr. KH. Hasan Basri Rahman (tengah) berfoto bersama pengurus dan jajarannya.

Jakarta, NUSANTARAPOS.CO.ID – Perkumpulan Persaudaraan Muslim Internasional (PPMI) mengecam pernyataan Presiden Perancis Emmanuel Macron yang telah melontarkan perkataan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW dan juga agama Islam. Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden PPMI Dr. KH. Hasan Basri Rahman saat menggelar jumpa pers di Jakarta, Kamis (5/11/2020).

Untuk itu, ujar Hasan, menghimbau kepada umat Islam khususnya anggota PPMI agar turut memboikot produk Prancis. Karena apa yang dilontarkan oleh Macron itu sebuah penghinaan dan penistaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

“Dengan cara boikot ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Kami pun mengutuk keras atas pernyataan Macron, dan meminta agar Emmanuel Macron mencabut pernyataannya serta meminta maaf,” tegasnya.

Presiden PPMI Dr. KH. Hasan Basri Rahman (tengah) didampingi Wakil Presiden PPMI Muhlis (kiri) dan Ketua Dewan Penasihat PPMI Abdul (kanan) saat menggelar jumpa pers.

Menurut Hasan apabila hal itu tidak lakukan, maka PPMI akan menunjukkannya melalui aksi atau reaksi demi menjaga aqidah juga rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW.

“Terlebih selama ini kami sebagai umat Islam tidak pernah mengusik agama apapun. Jadi, apabila ini tetap berlanjut maka akan menjalar ke setiap daerah di Indonesia,” imbuhnya.

Dalam konferensi pers tersebut Dr. KH. Hasan Basri Rahman juga didampingi Wakil Presiden PPMI Muhlis, Ketua Dewan Penasihat PPMI Abdul dan pengurus PPMI.