Ekonomi Kreatif Bangkitkan Keterpurukan Pandemi

oleh -

JAKARTA,NUSANTARAPOS , – Ditengah pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung di seluruh dunia, banyak dari para pelaku bisnis yang menutup usaha mereka karena mengalami kerugian. Hal ini juga terjadi di Indonesia, khususnya pelaku UMKM.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, HR Academy bersama Minang Diaspora Network mengadakan kegiatan webinar yang bertujuan untuk membuka wawasan dan memotivasi para pelaku usaha untuk kembali bangkit dari keterpurukan yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 ini. Acara ini bertajuk “EKONOMI KREATIF SUMBAR YANG SIAP EKSPOR SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI”.

Webinar ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Bapak Irwan Prayitno, Presiden Minang Diaspora Dino Patti Djalal, Direktur Eksekutif Minang Diaspora Burmalis Ilyas, Duta Besar Indonesia untuk Vietnam Denny Abdi, Rektor Universitas YARSI Fasli Jalal, Ketua Komite Bilateral Eropa Timur Kadin Indonesia Alexander Yahya Datuk.

Acara ini memberikan informasi tentang peluang pemasaran produk keluar negeri sehingga para pelaku usaha memiliki informasi dan dapat memotivasi diri Seperti yang sudah di sampaikan Bapak Gubernur bahwa UMKM ini merupakan potensi yang harus terus digali agar dapat memajukan ekonomi di Indonesia.

”Pemerintah perlu bantuan pihak ke 3 untuk membantu mengembangkan UMKM agar lebih berkusalitas sehingga produk yang dihasilkan akan sesuai dengan pasar asing, Kita juga harus merubah cultureset serta mindset kita para pelaku UMKM untuk menjadikan usaha kita lebih besar. Kita harus memberikan kualitas yang terbaik untuk mencapai pasar yang lebih besar,” ujar Bapak Irwan, Gubernur Sumatera Barat.

“Kegiatan ini diadakan memang untuk menginspirasi para pelaku usaha untuk bangkit dari keterpurukan akibat Covid-19. Karena yang tadinya mereka pikir bahwa tidak ada lagi peluang untuk memasarkan dagangannya, setelah mendengar pencerahan dari para pakar dan pembicara para pelaku usaha ini di harapkan akan mulai bangkit dan belajar untuk meningkatkan usahanya agar dapat naik kelas,” terang Coach Wulan sebagai CEO dari HR Academy yang juga penyelenggara acara webinar ini.

Denny Abdi Duta Besar Indonesia di Vietnam menjelaskan,“ Bahwa di Vietnam sendiri terbuka peluang bagi para pengusaha indonesia jika ingin memasarkan dagangan mereka disana, Tetapi barang yang akan di ekspor ke Vietnam tersebut tentunya harus berkualitas. Kembali lagi seperti yang dikatakan Bapak Gubernur Sumatera Barat bahwa masyarakat harus merubah pola pikir kita agar barang yang kita jual menjadi lebih berkualitas, berhenti berpikir hanya menjual apa yang kita punya apa adanya tapi tingkatkan produk tersebut menjadi apa yang dibutuhkan pasar, agar produk tersebut menjadi berkualitas dan sesuai dengan pasar Internasional,” paparnya.

Sementara itu dari Bapak Dino Patti Djalal juga memberikan contoh salah satu trading house di Australia yang membeli produk produk UMKM di indonesia untuk di pasarkan di sana, Beliau mengatakan bahwa Diaspora juga bisa menjadi penghubung antara pelaku UMKM dengan pasar internasional.

Coach Wulan juga menambahkan, HR Academy akan secara bertahap melakukan kegiatan seperti ini lagi untuk terus membantu para pelaku usaha kecil untuk dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan kualitas barang mereka. Terakhir, acara ini berjalan dengan sangat rapih dan tepat sasaran mengingat banyaknya tokoh penting serta masyarakat penggiat UMKM yang hadir di webinar ini.

“Bersama dengan Minang diaspora tidak hanya Sumatera Barat saja yang akan maju, tapi Indonesia juga akan terus bergerak maju,” tandas Wulan.