Serapan Gabah Wilayah Batang Dapat Perhatian Dari Sterad

oleh -

Nusantarapos, – Komandan Kodim 0736/Batang Letkol Kav Henry Rudi Judianto Napitupulu menerima dan menyambut kunjungan kerja Tim Wasev dari Staf Teritorial TNI AD (Sterad) dalam rangka Rapat Koordinasi Sergap Dan LTT Mendukung Upsus Pajale TA.2019,bertempat di Aula Kodim 0736/Batang,Kamis malam (24/1/19). 

Penyerapan gabah dari petani (Sergap) oleh Bulog merupakan salah satu bentuk kemudahan bagi petani untuk memasarkan hasil panen yang  dibantu oleh Satuan Kodim 0736/Batang, sasaran serapan gabah pengelolaan penanaman padi di laksanakan dengan optimal untuk melaksanakan sergap dan LTT Kabupaten Batang. Tim Sterad di turunkan guna mengawasi dan mengevaluasi kegiatan sergap dan LTT agar berjalan dengan baik. Tim tersebut dipimpim oleh Kolonel Inf Suhardi.

Kolonel Inf. Suhardi mengatakan “Kesulitan-kesulitan ini kita jadikan peluang untuk meningkatkan swasembada pangan.  Untuk daya serap pada bulan Januari mencapai 60 ton di wilayah Batang. Target sampe bulan maret harus mencapai 780 ton. Mohon agar serapan gabah ini bisa berjalan sesuai sisi komensial saja. Tujuan kita disini membantu mitra petani dan menyiapkan swasembada pangan nasional,” ungkapnya.

Kedatangan Tim Wasev ke Kodim 0736/Batang untuk melihat dan monitoring serta optimalisasi pencapaian Target Luas Tambah Tanam ( LTT ). Bulog harus dapat berinovasi untuk meningkatkan kualitas beras agar dapat  bersaing dengan pengusaha di luar. Memaksimalkan panen padi dari petani dapat terserap oleh Bulog agar keberhasilan dan kerja sama dapat tercapai.

Pada kesempatan yang sama Komandan Kodim 0736/Batang Letkol Kav Henry R.J Napitupulu mengucapkan selamat datang dari Tim Wasev dari Sterad dan berterimakasih telah menyempatkan waktunya untuk menghadiri rapat koordinasi kali ini karena ini merupakan hal penting dalam pencocokan hasil antara petani,Dinas Pertanian,dan Babinsa kami yang bertugas di lapangan. 

“Saya sudah perintahkan seluruh Koramil jajaran Kodim Batang untuk melaksanakan pendampingan pertanian dari mulai garap sawah sampai ke pasca panen yaitu penyerapan gabah, dan akan menghimbau para petani untuk menjual hasil panennya ke Bulog,”jelas Dandim.

Babinsa harus bisa bekerja sama dengan PPL dan Satker di lapangan agar kerja dan target sergap dapat tercapai sesuai serapan gabah dan beras. Pada saat panen dan tidak panen penyerapan gabah harus berbeda jangan  sama, karena saat panen gabah meningkat, harusnya beras yang di hasilkan juga meningkat,” tandasnya.

Kadispaperta Batang,ibu Ir. Migayani Thamrin mengatakan, “Metode strategi percepatan,saya berharap pemanfaatan lahan yang ada untuk Luas Tambah Tanam (LTT),dan kita harus bisa memaksimalkan perbaikan irigasi, karena dengan adanya hal ini kita bisa meningkatkan hasil panen, ” katanya .(Pen-0736)