Penggunaan Kawasan Hutan di Malang untuk Latihan Tempur Korps Marinir

oleh -

Malang, Nusantarapos – Komandan Komando Latih Korps Marinir (Dankolatmar) Kolonel Mar Suliono bersama Administratur KPH Malang Hengki Herwanto menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) Penggunaan Kawasan Hutan Untuk Daerah Latihan Tempur Korps Marinir TNI AL di ruang rapat Kantor KPH Malang Jl. Dr. Cipto No.14A, Klojen, Kec. Klojen, Kota Malang, Selasa (02/03/2021)

Kawasan hutan yang digunakan sebagai daerah latihan tempur Korps Marinir tersebut berada di wilayah kerja Perum Perhutani KPH Malang tepatnya di Pantai Kondang Iwak Dusun Sumber Pucung Desa Tulungrejo Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang seluas 924,28 Ha.

Daerah latihan tempur ini telah diresmikan penggunaanya oleh Komandan Korps Marinir, Mayjen TNI (Mar) Suhartono pada bulan Agustus 2020 dan diberi nama *Pantai Baruna* setelah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tanggal 10 Juni 2020.

Dalam sambutannya Administratur KPH Malang menyampaikan, dengan adanya penggunaan kawasan hutan yang berada di wilayah BKPH Sengguruh dan BKPH Sumber Manjing digunakan sebagai daerah latihan oleh Korps Marinir tentunya akan membantu kami dalam hal pengelolaan, perlindungan sumber daya hutan baik dari segi ekonomis, sosial serta pelestarian hutan bersama-sama masyarakat sekitar akan lebih baik dan optimal dengan hadirnya Korps Marinir TNI AL.

“Setelah pelaksanaan PKS ini diharapkan akan segera ditindaklanjuti dengan kegiatan riil di lapangan oleh kedua belah pihak baik kami selaku pengelola hutan maupun Korps Marinir “, harapnya.

Mengawali sambutannya Dankolatmar menjelaskan, bahwa proses administrasi telah dilalui dari tingkat bawah sampai dengan tingkat pusat, survei, penyusunan perjanjian kerjasama sampai dengan dokumen lingkungan telah dilengkapi semua. Saat ini merupakan momen yang sangat penting sehingga para pihak dapat duduk bersama untuk melaksanakan penandatanganan naskah perjanjian kerjasama sehingga tidak ada keraguan dasar hukum kawasan ini dijadikan sebagai sebagai Daerah Latihan Tempur Korps Marinir.

Dankolatmar mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya penandatanganan PKS ini, dengan penandatanganan ini kami merasa lebih mantap dalam menggunakan daerah latihan ini karena secara yuridis kami telah diberikan kewenangan untuk menggunakan kawasan hutan milik perhutani ini sebagai tempat latihan tempur dan pembaretan prajurit marinir, atas nama Korps Marinir Dankolatmar mengucapkan terima kasih kepada pihak perhutani khususnya KPH Malang atas dukungan dan kemudahan yg diberikan selama berlangsungnya proses ini, semoga kerjasama ini terus terjalin dengan baik, komitmen kami hutan harus dijaga dan dilindungi kelestariannya dan kami siap bekerjasama dengan pihak perhutani KPH Malang untuk mengamankan kawasan hutan yg sudah menjadi daerah latihan tempur marinir ini. (Rilis)