Sopir Tenaga Kontrak di Lumajang Diduga Jadi Korban Pemukulan oleh Kepala Dinas

oleh -20 views

Lumajang, Nusantarapos – Seorang sopir tenaga kontrak yang bekerja di salah satu dinas di lingkungan pemerintah Kabupaten Lumajang diduga telah dijadikan pelampiasan kemarahan hingga pemukulan oleh salah satu Kepala Dinas.

Merasa diperlakukan yang tidak pantas, ia melaporkan kepada Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati.

“Nampaknya pengaduan beberapa hari yang lalu, yang ditujukan kepada bupati dan saya, terkait perlakuan seorang kepala dinas eselon II akan ditindak lanjuti diduga sering melakukan kekerasan. Tidak satu kali,” kata Wabup Indah kepada Nusantarapos.co.id Senin (7/1/2019).

Wabup Indah menegaskan perbuatan arogan itu tidak pantas dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), terlebih jabatannya eselon II atau biasa yang dijabat oleh kepala dinas. “ Apapun itu tidak pantas dilakukan oleh pejabat eselon 2. Walaupun tidak berbekas, itu karakter dan emosional yang tidak boleh dimiliki pejabat setingkat eselon 2 atau yang lain,” tegasnya usai pelantikan Pj Sekda.

Meskipun tidak mudah untuk menyelesaikan kasus tersebut karena terbentur beberapa aturan, namun Wabup berjanji bakal menyelesaikan perkara ini secepat mungkin. “Tidak lama dan segera. Pemeriksaan juga tidak lama. perkara Ini tidak butuh hal yang rumit,” katanya.

Lanjutnya, jika terbukti oknum Kepala Dinas yang dimaksud terbukti seperti laporan sopir tersebut, tentunya bakal ada sanksi yang berat sebagai konsekuensi yang harus diterima oleh oknum kepala dinas tersebut. “Sanksinya berat, karena ini berkaitan dengan karakter ASN,” pungkasnya.

Sedangkan dari informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya, aksi kekerasan yang dilakukan oleh pejabat eselon II tersebut berinisial AM dan Sopir yang menjadi korban pelampiasan amarahnya berinisial AH, guna memastikan kebenaran informasi tersebut, AM yang dihubungi via cellularnya untuk dikonfirmasi ternyata tidak menjawab atau mengangkat telephone genggamnya,” pungkasnya. (KAR)