TMMD  

Ratusan warga Anggotoa ikuti Pengobatan Massal Massal TMMD 104 Konawe

Konawe – Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 104 menggelar kegiatan bhakti sosial pelayanan kesehatan yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, Tim Kesehatan Korem 143/HO, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Konawe.

Bhakti sosial pelayanan kesehatan gratis ini dirangkaikan dengan kegiatan sambung rasa serta sunatan massal yang dihadiri oleh Polres Konawe, kepala desa se-Anggotoa, Camat Anggotoa, serta sejumlag masyarakat Anggotoa. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Kecmatan Anggotoa, Desa Nario Indah, Kabupaten Konawe.

Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1417/Kendari, Letkol Cpn Fajar Luvti Haris Wijaya, SE., M.I.Pol mengatakan bahwa dalam rangkaian kegiatan TMMD 104 salah kegiatan yang dilaksanakan adalah serbuan teritorial. Serbuan teritorial yakni pengobatan gratis yang meliputi lima desa di Kecamatan Angootoa diantaranya Desa Karandu, Desa Wowoporesa, Desa Lawuka, Desa Nari Indah, dan Desa Wawonario.

“Tetapi kami sudah berkoordinasi bahwa tidak dibatasi pada lima desa yang ada di Kecamatan Anggotoa saja, tetapi dari desa-desa lain yang ada di Kabupaten Konawe juga bisa melakukan pengotaban gratis,” ujar Dandim 1417/Kendari kepada awak media saat ditemui di lokasi pengobatan gratis, Rabu (20/3/2019).

Letkol Cpn Fajar Luvti Haris Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan pengobatan gratis ini merupakan sinergitas antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan pemerintah setempat. Ia katakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan pengobatan gratis kepada masyarakat.

“Tentunya kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat, baik yang memiliki BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, red) atau tidak. Yang terpenting adalah masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan gratis,” jelasnya.

Pantauan Warta Sultra di lokasi bawah masyarakat yang datang untuk berobat sangat antusias, terlihat dari tenda yang disediakan oleh Satgas TMMD 104 dipenuhi masyarakat yang ingin berobat. Bahkan dari Dinkes Konawe sempat kewalahan menangani pasien, namun dengan bantuan TNI hal teresebut bisa diatasi dengan baik.

Sementara itu, Setio Rini, Skm., Mkm selaku Kepala Sub Bagian Program Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI mengatakan bahwa Kemenkes RI mendukung kegiatan TMMD terkait pengobatan gratis ini sejak tahun 2015 lalu. Ia sampaikan, pada tahun 2019, ada sebelas lokasi TMMD yang didukung oleh Kemenkes RI.

“Selain di Kabupaten Konawe, ada juga di kabupaten lainnya. Dukungan kami dari Kementerian Kesehatan yakni menurunkan tim kesehatan mulai dari Dinas Kesehatan Provinsi Sultra maupun kabupaten guna memberikan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat,” kata Setio Rini.

Terkait dengan ketersediaan obat, lanjut Setio Rini bahwa pihaknya untuk sementara menggunakan obat-obat dari Dinkes Provinsi Sultra maupun Dinkes Kabupaten Konawe. Dengan demikian, ia berharap dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat Kecamatan Anggotoa.

“Karena program kami memang menjangkau kesehatan masyarakat dasar khususnya di daerah-daerah terpencil yang membutuhkan pendekatan akses kesehatan masyarakat, kami memilih wilayah-wilayah aksesnya agak susah dijangkau. Sehingga lelayanan kesehatan bisa dirasakan semua masyarakat,” tuturnya.

Senin (70) salah satu warga Desa Nario Indah, Kecamatan Anggotoa yang ikut memeriksakan kesehatannya menyampaikan, ia sangat berterimakasih kepada Satgas TMMD 104 yang telah mengadakan pengobatan gratis. Sehingga ia bisa mendapatkan obat secara gratis untuk mengobati penyakit yang dideritanya.

“Saya flu dan kepala sakit. Alhamdulilah setelah saya konsultasi sama dokter tadi langsung diberikan obat. Terimakasih Bapak TNI yang sudah melayani kami dengan ikhlas, kami tidak bisa membalasnya dengan apapun tapi hanya mendoakan agar selalu panjang umur supaya ke depannya kami bisa dilayani lagi,” tuturnya.