Peredaran narkoba sudah sangat memperihatinkan. Korbannya adalah generasi muda, generasi penerus bangsa ini

oleh -

Peredaran narkoba adalah kejahatan luar biasa yang harus diperangi semua pihak, tak terkecuali remaja. Perang terhadap narkoba menjadi praktik sikap patriotisme.

Tindakan sekecil apapun untuk mempersempit ruang gerak para pengedar barang haram tersebut, dikatakan Wakil Kepala Satuan (Waka Sat) Res Narkoba Polresta Tangerang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Budi Susanto saat sosialisasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 105 Non Fisik Kodim 0510/Tigaraksa di SMK Gema Bangsa, Cisoka, Kabupaten Tangerang, Rabu (17/7/2019) adalah kewajiban semua warga negara.

“Peredaran narkoba sudah sangat memperihatinkan. Korbannya adalah generasi muda, generasi penerus bangsa ini,” kata Budi.

Budi yang menjadi bagian tim Satuan Tugas (Satgas) 105 Non Fisik Kodim 0510/Tigaraksa itu menekankan kepada peserta, narkoba selain berbahaya bagi kesehatan fisik, juga merusak mental penggunanya.

Budi mencontohkan, tak sedikit pengguna narkoba yang tertular penyakit HIV/AIDS karena secara bergantian menggunakan jarum suntik. Dampak pada mental, dicontohkannya, merosotnya kemampuan mengendalikan emosi karena syaraf otak di bawah kendali zat-zat adiktif itu.

“Pengguna narkoba masa depannya suram, karena mereka tidak memiliki kemampuan mengendalikan diri sendiri. Sensor motorik otak pun rusak, sehingga mereka tidak bisa mengontrol emosi,” bebernya.

Karenanya, Budi berpesan kepada sekitar 150 pelajar sekolah itu, jangan sampai memiliki hasrat untuk mencoba-coba mengkonsumsi narkoba.

“Justru yang harus dilakukan adalah memeranginya. Perang terhadap narkoba adalah mulia,” tegasnya.

Teepisah, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD 105 Kronjo Letkol Inf Parada Warta Nusantara Tampubolon mengatakan, generasi muda harus diproteksi dari bahaya narkoba. Sehingga, program bakti non fisik yang dikomandoinya memasukkan materi bahaya narkoba.

“Upaya ini bertujuan memproteksi generasi muda kita dari bahaya narkoba,” kata sosok yang juga menjabat Dandim 0510/Tigaraksa itu.

Melalui sosialisasi itu, Parada berharap, remaja di Kabupaten Tangerang memiliki daya nalar kritis, sehingga mereka mampu bersikap saat ada godaan untuk mengkonsumsi narkoba.

“Saat mereka telah memiliki pengetahuan bahaya narkoba, saya yakin, seberat apapun masalah yang mereka hadapi, mereka tidak akan lari ke penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. #Kodim 0510/Tigaraksa.