Pemalang – Apresiasi positif dari publik, instansi pemerintahan maupun rekan Kepolisian Pemalang, terus mengalir terkait program pembangunan yang sedang dikerjakan Satuan Tugas (Satgas) gabungan TNI-Polri dan Pemda, di Desa Jatiroyom Kecamatan Bodeh.
Tentunya tidak melupakan peranan masyarakat setempat maupun tetangga yang aktif mensuport Jatiroyom. Pasalnya, baik sasaran fisik dan non fisik TMMD Reguler 104 Pemalang, akan membuka serta meningkatkan infrastruktur umum antar desa sehingga jaraknya lebih dekat. Secara otomatis akan memangkas biaya produksi atau pengangkutan panen, menjadi jalan pendidikan dan memperoleh kesehatan terdekat khususnya bagi penduduk Desa Parunggalih.
Kapolres Pemalang, AKBP Kristanto Yoga Dharmawan, SH, S.I.K, M.Si, selalu kompak dengan Dandim Pemalang, Letkol Inf. Edy Supriyadi, S.S, M.M, M.Tr. (Han) dalam menjaga kondusifitas wilayah kerjanya. Kapolres juga tak segan terjun langsung ke lokasi pekerjaan TMMD guna memberikan instruksi maupun dukungan moril kepada anggota Satgas gabungan serta warga masyarakat.
Kapolres menyatakan telah menginstruksikan jajaran Polsek-Polsek terdekat untuk membackup Polsek Bodeh secara bergiliran.
“Program TMMD harus kita dukung bersama. Program yang sangat baik dalam membantu pemerintah memeratakan pembangunan. TMMD juga memupuk soliditas antara TNI-Polri, Pemda dan masyarakat sebagai objeknya,” ungkapnya.
Ditambahkannya, pihaknya juga akan sangat terbantu akses yang dibangun (Telford 805 meter lebar 2,5 meter dan rabat beton 919,5 x 2,5 meter) menuju Parunggalih. Kedepan, jika terjadi gangguan Kamtibmas disana, petugas tak harus memutar melewati Desa Pasir sejauh 19 kilometer selama 45-50 menit untuk sampai ke Parunggalih. Jarak akan menjadi 4 kilometer 10 menit dengan melewati telford, beton serta Jembatan Limpas yang sedang dibangun (20 x 3,5 meter) diatas Kali Bacin. (Aan Pendim Pemalang/Joko).

