BERITA  

PMI Cilacap Raih Akreditasi Paripurna, Bupati Dorong Peningkatan Layanan dan Keterbukaan Informasi

Nusantarapos.co.id – Klinik Pratama Rawat Inap dan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Cilacap kembali mencatat prestasi membanggakan di tahun 2025. Keduanya berhasil meraih akreditasi dengan predikat paripurna dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebagai bukti pelayanan terbaik yang diberikan kepada masyarakat.

 

Penyerahan sertifikat akreditasi dilakukan secara simbolis oleh Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, didampingi Ketua PMI Cilacap, Farid Ma’ruf, kepada Direktur Klinik Pratama Rawat Inap PMI, dr. Raras Windaswara, dan Kepala UDD, dr. Fahlian Wisnu Al Ma’arif. Prosesi ini berlangsung dalam acara halal bihalal keluarga besar PMI Cilacap yang digelar di halaman Klinik PMI, Rabu (16/4/2025).

 

Dalam sambutannya, Bupati Syamsul menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan ini menunjukkan komitmen pelayanan yang baik dan sesuai standar, ditandai dengan minimnya keluhan dari masyarakat.

 

“Ukurannya sangat sederhana, ketika tidak ada komplain dari masyarakat dan tidak ada permasalahan yang sesuai standar penilaian paripurna, itu baru dikatakan kesuksesan,” kata Bupati.

 

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga capaian tersebut untuk mendukung visi-misi Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam bidang kesehatan ke depan. “Harapannya penilaian yang sudah paripurna ini menjadi tongkat untuk lebih baik lagi dalam pelayanan sehari-hari,” ujarnya.

 

Mas Syamsul, sapaan akrab Bupati, juga mengingatkan pentingnya transparansi dalam pelayanan, khususnya terkait ketersediaan darah di PMI. Ia menyoroti masih adanya stigma negatif mengenai proses distribusi darah, dan mendorong adanya keterbukaan informasi melalui platform digital.

 

“Syukur-syukur bisa terbuka di aplikasi PMI, stok darah disampaikan saja. Tapi kalau memang ada aturan yang membatasi, ya monggo. Yang penting prinsip keterbukaan informasi ini penting untuk kemajuan,” tegasnya.

 

Pemkab Cilacap, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan PMI, sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan di daerah. (Asih)