JAKARTA, NUSANTARAPOS — Semangat bela diri dan sportivitas menyala di halaman SMP Negeri 30 Jakarta Utara saat tim Hapkido Jakarta Utara hadir menggelar demonstrasi teknik bela diri dalam rangkaian program roadshow perkenalan ke sekolah-sekolah. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan cabang olahraga Hapkido sekaligus menumbuhkan minat bela diri di kalangan pelajar.
Acara ini diprakarsai oleh para atlet, pelatih, dan pengurus Hapkido Jakarta Utara, bekerja sama dengan Dispora II Kantor Walikota Jakarta Utara. Kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah, guru, dan ratusan siswa yang antusias menyaksikan langsung aksi demonstrasi.
Don Bosco Sulistyo, salah satu pelatih dan pengurus Hapkido Jakarta Utara, menjelaskan, “Hari ini kami melakukan promosi dan perkenalan bela diri Hapkido kepada siswa-siswi dan kepala sekolah SMP Negeri 30. Respon siswa sangat luar biasa, sambutannya hangat dan mereka terlihat sangat antusias. Semoga ini jadi awal yang baik bagi promosi Hapkido di wilayah Jakarta Utara,” katanya, Jumat (18/7/2025).
Demonstrasi dikemas dalam format pertunjukan selama kurang lebih 15 menit. Dalam sesi tersebut, diperlihatkan teknik-teknik dasar latihan Hapkido, serta berbagai nomor pertandingan resmi. Melalui aksi yang energik dan disiplin tinggi, para atlet menunjukkan kepada siswa bahwa Hapkido bukan hanya sekadar bela diri, tetapi juga jalan menuju prestasi dan pembentukan karakter.
Don Bosco menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dilanjutkan ke sekolah-sekolah lainnya di Jakarta Utara.
“Target kami adalah Hapkido bisa masuk sebagai ekstrakurikuler di sekolah-sekolah. Dari sana kita bisa menjaring bibit-bibit muda yang nantinya bisa dibina untuk mewakili daerah, bahkan sampai ke tingkat nasional dan internasional,” paparnya.
Usai kegiatan, rombongan Hapkido Jakarta Utara menggelar makan siang bersama yang turut dihadiri oleh Ketua Pengcab Hapkido Jakarta Utara, Agus Susanto, SH., MH. Dalam kesempatan itu, beliau menyampaikan apresiasi secara langsung kepada para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Jakarta Utara di ajang Kejuaraan Asia Tenggara (SeAHU) bulan Juni lalu.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kerja keras mereka tidak sia-sia. Hari ini kami memberikan bonus sebagai bentuk penghargaan dan penyemangat bagi atlet dan pelatih,” ujar Agus Susanto.
Ia juga menegaskan pentingnya perhatian dan penghargaan bagi atlet sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan.
“Tidak semua pengurus cabang bahkan daerah memberikan perhatian seperti ini. Kami ingin memberi contoh bahwa penghargaan kecil pun bisa jadi motivasi besar bagi anak-anak muda kita. Harapan kami, ini bisa ditiru oleh pengurus-pengurus lain di tingkat daerah maupun pusat,” terangnya.
Program demonstrasi dan edukasi ini menjadi salah satu terobosan Hapkido Jakarta Utara dalam memperluas jangkauan dan regenerasi atlet. Jika dukungan dari sekolah dan pemerintah terus berjalan seiring, bukan tidak mungkin Hapkido bisa menjadi salah satu ekskul unggulan dan melahirkan atlet-atlet masa depan yang membanggakan Indonesia.

