TUBAN – NUSANTARAPOS – KPP Pratama Tuban senantiasa mendukung dan membina secara nyata kegiatan UMKM di Kabupaten Tuban. Dilakukan agar semakin berdaya dan meningkat perannya dalam perekonomian Indonesia.
Salah satu kunci kesuksesan bisnis UMKM adalah peningkatan kemampuan tata kelola usahanya melalui pembukuan akuntansi yang baik. Sehingga penjualannya menjadi efisien dan laba usaha akan melonjak.
Dibidang kelola usaha, pembukuan akutansi menjadi pijakan dasar gar pengelolaan keuangan usaha bisa baik. Disiplinnya pembukuan menjadi salah satu acuan kesuksesan. Kepedulian kantor pajak ini bermaksud ikut serta salam memajukan ekonomi kreatif mikro. Dengan kuatnya UMKM di kota Ronggolawe, dimaksud bisa menjadi pondasi kuat dalam perekonomian nasional, khususnya di wilayah Tuban sendiri.
Dalam rangka mencapai kondisi tersebut KPP Pratama Tuban bekerja sama dengan Wirausaha Inovatif Tuban (WIT) menyelenggarakan program Business Development Service (BDS) bertema Membangun Usaha Kuat melalui Pembukuan yang Tertata, di ruang penyuluh kantornya, pada Minggu (20/7).
Setelah sebelumnya juga telah mengadakan program sejenis dengan tema pemasaran digital memanfaatkan kecerdasan buatan bagi UMKM pada Rabu, (25/7), lalu.
Kasi Pelayanan, KPP Pratama Tuban, Tommy Wiryawan menjelaskan bahwa kegiatan ini bagian dari kepedulian dan rasa anggung jawab bersama dalam memajukan ekonomi. Dengan makmurnya pelaku usaha mikro, berbarengan dengan kepahaman dalam pelaporan perpajakannya.
“Dengan usaha yang kuat dan pelaku usaha usaha memiliki dedikasi dalam pembukuan tata usaha melalui akutansi yang baik, maka dipastikan pelaporan pajak di dalamnya juga baik, ” Ungkap Tommy.
Senada di sampaikan oleh pembina wirausaha inovatif Tuban, Rahma. Dalam sesinya menyampaikan materi itu sangat diperlukan oleh semua pelaku usaha. Yakni tentang pembukuan keuangan sederhana.
” Materinya sangat bermanfaat untuk perkembangan usaha. Terimakasih kepada KPP Pratama Tuban yang sudah mensuport kegiatan ini dengan menyediakan tempat yang nyaman dan juga konsumsi. Semoga kedepan KPP Pratama terus memberikan dukungan dan pendamping kepada pelaku UMkM di Kabupaten Tuban, ” jelas Rahma.
Kesan sama juga dirasa Almira, salah satu pengusaha sambal Captain yang juga mendapat ilmu akutansi. Pihaknya merasa dibantu bahwa pencatatan akutansi sangat penting. “mengingatkan kesadaran diri untuk mencatat. Segala contoh tentang pembelajaran laporan laba rugi, laporan perubahan modal dan neraca keuangan”, katanya. (Afi).

