Aceh, NUSANTARAPOS.CO.ID – Mata memandang salah satu Dusun Sesongo yang tingkat kemiskinan yang cukup tinggi, Desa Alur Gading Kecamatan Pintu Rime Gayo Bener Meriah. Dengan rumah kayu yang reyod dan anak – anak bermain cukup ceria, masyarakat yang cukup ramah menerima siapapun untuk bersilaturahmi untuk membaur para pendatang.
“Minggu, 27 Juli 2025 salah satu nilai keakraban perusahaan yang akan memulai investasi dengan lahan 1.200 hektare PT. Elite Agriculture Industri dengan mitra perusahaan “Gayo Pacthouli” ingin membuka mata dunia bahwa Gayo Pacthouli merupakan apresiasi dan anugerah tuhan yang tidak ada didaerah lain kecuali Aceh yang mempunyai legalitas cukup tinggi”, cetus Founder Perusahaan Djohan Susanto.
Beliau berkeinginan mengankat nilam Gayo sebagai barometer dan legacy kebangkitan daun nilam di Dusun Senongo.
Silaturahmi dengan masyarakat Dusun Sesongo membuktikan keakraban masyarakat dengan perusahaan dan pemerintah Kab. Bener Meriah serta Bupati Tagore Abubakar berkeinginan memusnahkan kemiskinan yang ada di sektor pertanian nilam dan sektor pertanian yang cukup terkenal yaitu kopi gayo, sayur mayur, kentang, wortel, cabai, tomat sebagai ketahanan pertanian di Bener Meeriah.
Dengan adanya salah satu perusahaan akan mengangkat kembali nilai jual daun nilam, Direktur Operasional Dody Iwa Kusumajaya begitu serius dan fokus bagaimana nilam ini bisa mensejahterakan masyarakat dan mempunyai kualitas yang cukup tinggi.
Sebagai penyeimbang PAD daerah dan menjadi tujuan export ke Eropa khususnya pabrik parfum berkualitas dunia. Nilam Aceh Industri dan Nilam Dunia Masyarakat Sejahtera.

