DAERAH  

Acara Ekspedisi Merah Putih di Pancer Dor Ramai, John Vera : Diduga Ada Instruksi Wajib dari Pemkab Pacitan

PACITAN,NUSANTARAPOS,- Pantai Pancer Dor Pacitan, hari ini, Kamis (21/8/25) dipadati kurang lebih puluhan ribu manusia, baik dari ASN, pelajar hingga masyarakat Kabupaten Pacitan. Tujuan mereka ke tempat tersebut untuk menyambut kedatangan meteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan serta menteri Agraria dan Tata Ruang dalam acara Ekspedisi Merah Putih 70 Mile-Sea Paradise.

Antusias warga dan juga pelajar sangat tinggi. Bahkan para pedagang yang berada di sekitar acara mendapatkan Rezki dari para pembeli.

Para Aparat Sipil Negara (ASN) memakai seragam 70 (Mile-Sea) Merah Putih yang mana mereka beli dari potong gaji. Salah satu pegawai ASN yang tidak mau disebutkan nama dan instansinya ini mengaku kostum yang dipakai dari potong gaji, “Iya potong gaji, eh jasa. Tapi ya sama juga sih,” katanya sambil berlalu.

Sementara itu, para pelajar baik itu dari SD hingga SMK/SMK kebanyakan besar mereka diwajibkan untuk datang ke tempat acara. “Iya diwajibkan dan diabsen, jika tidak datang ada sanksi,” kata salah satu siswa SMP yang tidak mau disebutkan nama sekolahnya.

Mengenai kejadian ini, John Vera Tampubolon, mantan anggota DPRD Kabupaten Pacitan menyayangkan kejadian ini. “Saya rasa ini terlalu berlebihan apalagi dalam kondisi politik seperti ini. Kenaikan pajak antara 250 sampai 300 persen dan bergejolak dimana-mana. Mobilisasi masa ini kan syarat banget dengan kegiatan politik. Kalau ini kegiatan pemerintah harusnya tidak dipasang lambang partai. Artinya ini kita masyarakat bingung. Harusnya jangan ada simbul partai. Seandainya pemerintah daerah melakukan ini ya jangan ada pemotongan seragam, diwajibkan datang anak-anak sekolah,” katanya.

Lebih lanjut John Vera menilai harusnya pemerintah harus bijak. ” Kita kasihan bagi yang rumahnya jauh, harus antri begitu panjang yang hanya untuk menyambut dimana ini merupakan instruksi dari pemerintah. Harusnya kan pertanahan yang menyiapkan ini,” terangnya.

Sebagai mantan anggota DPRD Kab Pacitan dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini berharap pemerintah memberikan pemberdayaan kepada masyarakat terkait ekonomi kreatif. “Kan bukan itu yang dipamerkan. Bagi pedagang-pedagang itu saya nilai bukan memamerkan tapi memajangkan, jadi seolah-olah UMKM ini hanya untuk memeriahkan,” pungkasnya.