Keberanian Prabowo di PBB Layak Dicatat Sejarah Politik Dunia

Foto : Antara/ist/net

JAKARTA, NUSANTARAPOS – Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA), Aminullah Siagian, memberikan apresiasi tinggi atas pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York.

Menurut Aminullah, gaya orasi Presiden Prabowo tidak hanya diplomatis, tetapi menghadirkan hentakan moral yang jarang muncul dari mimbar dunia.

“Presiden Prabowo berbicara dengan keberanian yang nyata, lantang menolak ketidakadilan, dan menegakkan suara moral umat manusia. Itu sebuah momentum politik yang menggetarkan dunia,” ujarnya di Jakarta, Rabu (24/9).

Aminullah menyebut, gaya pidato Prabowo mengingatkan pada orasi revolusioner Bung Karno yang pernah mengguncang forum internasional dengan seruan keadilan, kesetaraan, serta penolakan terhadap kolonialisme dan perang.

“Ada gema Bung Karno dalam cara Prabowo berdiri di podium internasional. Tegas, intelektual, dan membela kepentingan bangsa-bangsa tertindas,” tambahnya.

Pidato Prabowo sendiri mendapat sorotan luas dunia internasional, bahkan dipuji langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Trump menilai keberanian Prabowo menghentakkan podium sebagai simbol kuat bahwa Indonesia kembali tampil sebagai suara moral dunia.

Poin-Poin Penting Pidato Prabowo

Aminullah merinci beberapa aspek pidato Prabowo yang menurutnya perlu dicatat. Pertama, soal Keadilan dan Kesetaraan bahwa Semua bangsa berhak atas kemerdekaan, perdamaian, dan kesempatan yang sama bahkan Indonesia siap mengirim puluhan ribu pasukan penjaga perdamaian ke berbagai wilayah konflik, termasuk Palestina, Ukraina, Libya, Kongo, dan Sudan.

Dalam isu Dua Negara Palestina–Israel kata Amin, menegaskan pentingnya pengakuan Palestina berdampingan dengan Israel secara damai dan adil dan juga mengingatkan dunia bahwa Indonesia pernah merasakan getirnya penindasan ratusan tahun, sehingga peka terhadap penderitaan bangsa lain.

Keberanian Politik Indonesia

Menurut Aminullah, apa yang dilakukan Presiden Prabowo di forum PBB adalah bentuk keberanian politik luar biasa. “Mengangkat sejarah penjajahan Indonesia di podium PBB adalah langkah diplomasi moral yang jarang dilakukan pemimpin dunia. Itu menunjukkan keberanian yang autentik,” katanya.

Harapan Pemuda Al-Washliyah

PP GPA, kata Aminullah, mendukung penuh langkah Presiden Prabowo dalam membawa Indonesia sebagai aktor global yang pro-perdamaian dan anti-penindasan. Ia berharap pidato ini diikuti dengan tindakan nyata dalam misi perdamaian internasional dan kerja sama global.

“Pidato ini akan dikenang sebagai momentum penting politik luar negeri Indonesia. Dunia kini melihat Indonesia bukan sekadar negara berkembang, tetapi sebagai bangsa yang berdiri tegak demi keadilan dan kemanusiaan,” pungkasnya.