DAERAH  

Bupati Lahat Tinjau SPPG, Pastikan Program MBG Berjalan Optimal

LAHAT, NUSANTARAPOS – Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, memastikan program pemenuhan gizi untuk anak-anak sekolah berjalan optimal dengan melakukan peninjauan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Lahat Tengah, Kecamatan Lahat, pada hari Jumat (11/10/2025).

Peninjauan yang dilakukan dari hulu ke hilir, mulai dari proses produksi di dapur hingga distribusi ke sekolah, guna menegaskan komitmen Bupati dalam menjamin kualitas asupan gizi bagi generasi muda di Lahat.

Dalam kunjungannya, Bursah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), terlihat langsung memeriksa kondisi dapur dan peralatan di SPPG. Ia memberikan penekanan khusus pada aspek higienitas dan kualitas rasa makanan.

“Higiene itu mutlak, makanan harus bergizi dan tidak basi. Namun, ada satu lagi yang tak kalah penting yakni rasanya harus enak. Karena itu juru masak harus yang berpengalaman, yang mengerti kandungan gizi dan cita rasa selera anak Indonesia,” ujar Bursah, Kamis (16/10/2025).

Investasi Kecerdasan

Usai meninjau dapur, Bupati Bursah langsung mengikuti proses distribusi makanan ke SMP Negeri 4 Lahat. Di sana, ia berinteraksi langsung dengan para siswa yang tampak riang menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG). Sorak gembira dan ucapan terima kasih spontan dari anak-anak kepada Presiden Prabowo atas program tersebut menjadi pemandangan yang menarik.

Bupati Bursah Zarnubi menyoroti pentingnya program gizi ini sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Pernyataan ini diperkuat dengan argumen ilmiah yang mendalam.

“Secara ilmiah, asupan gizi yang seimbang terutama protein, zat besi, Omega-3, dan berbagai vitamin sangat esensial bagi perkembangan otak dan fungsi kognitif anak,” jelas Bursah.

Ditegaskannya, penelitian menunjukkan bahwa status gizi yang baik berhubungan signifikan dengan tingkat kecerdasan kognitif yang lebih tinggi pada anak usia sekolah. Dengan memastikan asupan gizi yang memadai, Presiden melalui program MBG ini sedang berikhtiar untuk meningkatkan rata-rata IQ nasional dan memperkuat daya saing generasi mendatang.

Bursah juga mengutip semangat tokoh pendahulu bangsa, Profesor Poorwo Soedarmo, yang dijuluki Bapak Gizi Indonesia dan dikenal lewat slogan “Empat Sehat Lima Sempurna”.

“Meski konsep Empat Sehat Lima Sempurna kini telah disempurnakan menjadi Panduan Gizi Seimbang, namun spirit Profesor Poorwo Soedarmo dalam meletakkan dasar perlunya gizi untuk mencerdaskan anak bangsa kini diterapkan dengan lebih berkeadilan oleh Presiden Prabowo,” jelas Bursah.

Sebagai Ketua Umum APKASI, Bursah Zarnubi melihat program ini sebagai agenda nasional yang harus disukseskan bersama oleh seluruh kepala daerah di Indonesia.

“Keberhasilan program gizi ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga memerlukan komitmen penuh dari pemerintah daerah,” ujar Bursah.

Bursah mengajak seluruh bupati di Indonesia bekerja keras untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis. Dia mengungkapkan, bahwa sebagai ketum APKASI, Bursah secara rutin dihubungi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian setiap minggu untuk memberikan laporan terkait pelaksanaan SPPG di daerah.

Mendagri, kata Bursah, selalu menekankan pentingnya peran aktif kepala daerah dalam menyukseskan program MBG di masing-masing kabupaten. Koordinasi intensif ini menjadi bukti bahwa keberhasilan program gizi anak merupakan prioritas bersama antara pemerintah pusat dan daerah.