Jakarta, NUSANTARAPOS – Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka hari ini tepat memasuki tahun pertama sejak mereka dilantik pada 20 Oktober 2024 lalu. Dalam satu tahun pemerintahan itu tentu ada plus dan minus yang telah dijalani oleh Prabowo-Gibran dalam memimpin penduduk berpenduduk 286 juta jiwa ini.
Menanggapi hal tersebut, Kordinator Tim Hukum Merah Putih C. Suhadi mengatakan dalam pemerintahan Prabowo-Gibran dalam satu tahun ini kami melihat sudah banyak kemajuan yang diraihnya. Walaupun disana sini masih ada beberapa yang perlu diperbaiki.
“Sebagai seorang advokat saya melihat keseriusan Prabowo dalam hal penegakkan hukum sudah cukup serius, meskipun hal-hal yang lebih kongkrit masih belum terasa. Tapi semangatnya sudah terlihat, sehingga saya lihat semangatnya ke depan akan baik,” katanya di Jakarta, Senin (20/10/2025).
Suhadi menjelaskan, seperti halnya tadi siang kita saksikan bersama dimana Jaksa Agung menyerahkan langsung uang sitaan hasil korupsi kepada Presiden dan diterima oleh Menteri Keuangan. Nilainya pun cukup fantastis mencapai Rp 13 triliun, sehingga hal itu sebagai sebuah bentuk transparansi pemerintah dalam hal penegakkan hukum.
“Artinya kalau dilihat, pemberantasan korupsi itu berjalan dengan baik dan transparansi daripada uang-uang korupsi betul-betul bisa dipertanggungjawabkan. Itu menjadi sebuah transparansi pemerintahan, sehingga kita patut mengapresiasi langkah tersebut,” ujarnya.
Terkait pertumbuhan ekonomi, lanjut Suhadi, dalam satu tahun masa pemerintahan Prabowo-Gibran ekonomi Indonesia tumbuh berkisar 5% termasuk yang cukup bagus di dunia. Ditambah inflansi juga masih bisa terjaga sehingga menjadi yang terbaik juga di dunia.
“Ini sesuatu yang luar biasa sehingga kami berharap ke depan langkah-langkah Presiden dan Wakil Presiden dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita dukung. Rakyat bersama Prabowo-Gibran untuk mewujudkan mimpi Indonesia emas di 2045,” pungkas advokat senior termasuk.

