Banner Iklan Sariksa
TMMD  

Inspektorat Kodam Diponegoro Juga Nyatakan Lokasi TMMD Pemalang Ekstrem

Pemalang – Kunjungan Asistensi dari Inspektorat Kodam IV Diponegoro yang diketuai Kolonel Inf. Ignatius Wiwoho, S.I.P, ke beberapa sasaran fisik TMMD Reguler 104 Pemalang, tak berjalan mulus.

Mobil yang disiapkan Polsek Bodeh juga tidak kuat menanjak untuk membawa Tim sampai ke sasaran. Terlihat, Ignatius Wiwoho dibonceng Sekretaris Tim, Letnan Kolonel Inf. Sutrisno, S.Pd, untuk melanjutkan perjalanan menuju berturut-turut, pengerasan jalan Makadam (805 meter x 2,5 meter) progres 18 %, pemasangan bronjong kawat 1 di titik 150 meter dari nol Makadam (28 x tinggi 5 meter) 98 %, bronjong kawat 2 di titik 200 meter dari nol Makadam (20 x tinggi 6 meter) 20 %, Jembatan Limpas di Kali Bacin (20 x 3,5 meter) 80 %, penggalian saluran drainase (209 x 0,5 dan ketinggian 0,5 meter) 10 % serta talud 1 dan 2 di titik 400-500 Makadam yang masing berukuran panjang 67 lebar 30 centimeter dan tinggi 1,5 meter mencapai hasil 55 %.

Tim juga memantau realisasi rehab 3 unit RTLH bantuan dari Baznas yang telah mencapai hasil 90 % selesai. Di lokasi-lokasi tersebut, Tim sangat mengapresiasi keterlibatan komponen lain dalam membantu tugas Satgas TMMD Reguler 104 Pemalang dalam membangun Desa Jatiroyom Kecamatan Bodeh yang meliputi Polri 10 orang, TNI-AL 5 orang, Pemda 25 orang dan tenaga masyarakat 50 orang.

Inilah yang ditemui Tim Asistensi Itdam IV Diponegoro di lokasi TMMD Kodim 0711 Pemalang, yang dinyatakan ektrem oleh Ignatius Wiwoho, sehingga memang layak bahwa Desa Jatiroyom-Parunggalih benar-benar membutuhkan askes pendekat guna mendongkrak perekonomian agraris, pendidikan dan kesehatan.

Jarak yang dulunya harus ditempuh warga Parunggalih hanya untuk ke Jatiroyom adalah 19 kilometer 45 menit, untuk selanjutnya meneruskan ke pusat Ibukota Kecamatan. Kedepan akses TMMD menghadirkan efisiensi baru dengan jarak 4 kilometer 10 menit. (Aan Pendim Pemalang).