CILACAP, NUSANTARAPOS.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap memberikan perhatian serius terhadap warga Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, yang terdampak longsor beberapa waktu lalu. Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga mempengaruhi kehidupan ratusan keluarga setempat.
Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 269 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana longsor tersebut. Untuk meringankan beban warga, Pemkab melalui Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan beras.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Cilacap, Nurindra Wahyu Wibawa, menjelaskan bahwa sebanyak 2 ton beras dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) telah didistribusikan melalui pemerintah desa. “Kami menyalurkan beras dalam paket 5 kilogram per kantong ke wilayah terdampak,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).
Penyaluran bantuan dilakukan pada Senin, 17 November 2025, dengan mekanisme distribusi melalui pemerintah desa berdasarkan data warga terdampak. Nurindra menambahkan bahwa bantuan ini tidak hanya diberikan kepada korban bencana, tetapi juga kepada warga kurang mampu yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan.
Selain Desa Cibeunying, Pemkab Cilacap berencana menyalurkan bantuan beras ke Desa Sidamulya, Pahonjean, dan Desa Bener. Saat ini proses penggilingan gabah menjadi beras masih berlangsung sebelum distribusi dilakukan.
Nurindra menekankan, tujuan bantuan ini adalah memenuhi kebutuhan pokok warga sekaligus menunjukkan kepedulian pemerintah daerah. Selain bantuan dari Pemkab, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah juga menyalurkan 1,2 ton beras ke wilayah terdampak. “Bantuan provinsi sudah tiba di Cibeunying, dan untuk Sidamulya, DPRD provinsi turut hadir dalam proses penyaluran,” jelasnya. ( ASIH )

