HUKUM  

Bentuk Ditres PPA, Kapolri Di Sebut Serius Lindungi Perempuan & Anak

JAKARTA, NUSANTARAPOS — Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA), Aminullah Siagian, menilai pembentukan dan peluncuran Direktorat Reserse serta Satuan Reserse Pelindungan Perempuan dan Anak (PPA) sebagai bukti nyata keseriusan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam memperkuat perlindungan terhadap anak dan perempuan di Indonesia.

Aminullah menyampaikan apresiasi atas langkah strategis Kapolri dan jajarannya tersebut yang dinilai tidak sekadar bersifat administratif, melainkan mencerminkan keberpihakan negara terhadap kelompok rentan yang selama ini kerap menjadi korban kekerasan dan kejahatan.

“Pembentukan Ditres dan Satres PPA merupakan langkah progresif dan berani. Ini menunjukkan bahwa Polri tidak menutup mata terhadap realitas sosial dan menjadikan perlindungan anak serta perempuan sebagai agenda prioritas penegakan hukum, pembentukan Ditres/Satres PPA bukti keseriusan Kapolri lindungi anak dan Perempuan” ujar Aminullah di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Menurutnya, kehadiran unit khusus PPA di tingkat Polda dan Polres akan memperkuat mekanisme penanganan kasus secara lebih profesional, terfokus, dan berperspektif korban. Ia menilai kebijakan tersebut sebagai bagian dari reformasi kelembagaan Polri yang patut diapresiasi dan dikawal bersama.

Aminullah menegaskan, tantangan ke depan bukan hanya pada pembentukan struktur, tetapi pada konsistensi implementasi di lapangan, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendekatan humanis, serta koordinasi lintas lembaga.

“Perlindungan anak dan perempuan tidak boleh berhenti pada simbol kebijakan. Harus ada keberlanjutan, pengawasan, dan keterlibatan publik agar unit PPA benar-benar menjadi garda terdepan keadilan,” tegasnya.

Aminullah menilai langkah Polri tersebut sejalan dengan semangat membangun generasi bangsa yang aman, bermartabat, dan terlindungi oleh hukum.

“Peluncuran Ditres dan Satres PPA di berbagai wilayah ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi anak dan perempuan di seluruh Indonesia”, pungkasnya.