DAERAH  

BBJS di RW 04 Tebet Timur Jadi Contoh Nyata Gerakan Jaga Jakarta dari Lingkungan Terkecil

JAKARTA,NUSANTARAPOS,- Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan kembali menguat di Jakarta Selatan.

JAKARTA,NUSANTARAPOS,- Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan kembali menguat di Jakarta Selatan.

Dari lingkungan terkecil, warga RW 04 Kelurahan Tebet Timur bersama jajaran pemerintah menunjukkan bahwa menjaga kebersihan kota bisa dimulai dari kebersamaan dan kesadaran kolektif.

Melalui kegiatan Bersih-Bersih Jakarta Selatan (BBJS) tingkat kecamatan yang digelar hari Minggu 25 Januari 2025, RW 04 Tebet Timur menjadi pusat kolaborasi antara pemerintah, pengurus wilayah, dan masyarakat dalam merawat lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan nyaman.

Lurah Tebet Timur, Lukman Haris, menegaskan bahwa BBJS bukan sekadar agenda rutin kebersihan, melainkan momentum strategis untuk mempererat hubungan antara aparatur pemerintahan dan warga.

“Hari ini kita melaksanakan Bersih-Bersih Jakarta Selatan tingkat kecamatan yang dipusatkan di RW 04 Tebet Timur. Ini adalah wujud kolaborasi nyata seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga dan merawat lingkungan,” ujar Lukman Haris di sela kegiatan, Minggu (25/1/2026).

Kegiatan BBJS melibatkan berbagai unsur, mulai dari Bina Marga, Sumber Daya Air (SDA), PKSU, hingga perangkat kelurahan. Turut ambil bagian Ketua RW, para Ketua RT, LMK, FKDM, Karang Taruna, serta masyarakat yang bergotong royong membersihkan saluran air, jalan lingkungan, fasilitas umum, dan titik rawan sampah.

Menurut Lukman Haris, tujuan utama BBJS adalah membangun komunikasi yang harmonis sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Melalui kegiatan ini, silaturahmi antara kelurahan, RW, RT, dan masyarakat semakin erat. Di sisi lain, wilayah Tebet Timur khususnya RW 04 menjadi lebih bersih, tertata, dan nyaman,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa BBJS merupakan bagian dari upaya berkelanjutan menjaga persatuan dan kesatuan warga. Ke depan, kebersamaan tersebut diharapkan terus terjaga melalui berbagai aktivitas sosial.

“Kami ingin persatuan warga terus terpelihara melalui kegiatan seperti BBJS, coffee morning, sholat subuh gabungan, hingga jalan pagi bersama,” tambahnya.

Selain itu, Lukman Haris menaruh harapan besar pada peningkatan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari.

“Tidak boleh lagi ada sampah berserakan. Kelurahan Tebet Timur harus tampil bersih, asri, dan enak dipandang,” tegasnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menggaungkan gerakan “Jaga Jakarta”. Gubernur DKI Jakarta menekankan bahwa menjaga ibu kota agar tetap aman, tertib, dan nyaman adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Jakarta adalah rumah bersama. Menjaganya bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh warga,” ujar Gubernur DKI Jakarta, sebagaimana disampaikan Lurah Tebet Timur.

Semangat Jaga Jakarta itu diwujudkan secara konkret melalui BBJS di Tebet Timur, yang memperlihatkan bahwa kolaborasi dari lingkungan terkecil mampu memberi dampak besar bagi kota.

Sementara itu, Ketua RW 04 Tebet Timur, Barizi, menegaskan bahwa BBJS bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, melainkan gerakan membangun kesadaran kolektif warga.

“Bersih-Bersih Jakarta Selatan ini bukan hanya soal menyapu atau mengangkut sampah. Ini tentang membangun rasa memiliki, kebersamaan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan tempat kita tinggal,” ujar Barizi.

Pelaksanaan BBJS di RW 04 melibatkan berbagai elemen masyarakat lintas usia. Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif mereka, bahkan banyak yang secara sukarela membawa peralatan kebersihan dari rumah masing-masing.

“Yang paling membanggakan adalah partisipasi warga. Mereka hadir bukan karena disuruh, tapi karena sadar bahwa lingkungan bersih adalah kebutuhan bersama,” imbuhnya.

Selain menjaga estetika lingkungan, BBJS juga berperan penting dalam pencegahan penyakit serta mengantisipasi genangan air di musim hujan.

“Dengan rutin membersihkan lingkungan dan saluran air, kita bukan hanya menjaga wilayah tetap rapi, tapi juga melindungi kesehatan keluarga kita sendiri,” jelas Barizi.

Ia berharap semangat BBJS di RW 04 Tebet Timur dapat menginspirasi wilayah lain di Jakarta Selatan.

“Kami siap menjadi contoh bahwa perubahan besar bisa dimulai dari lingkungan terkecil. Jika semua RW bergerak bersama, Jakarta Selatan yang bersih dan sehat bukan sekadar slogan,” tegasnya.

Melalui program Bersih-Bersih Jakarta Selatan, RW 04 Tebet Timur membuktikan bahwa kolaborasi antara warga dan pengurus wilayah mampu menghadirkan dampak nyata: lingkungan bersih, warga sehat, dan kebersamaan yang semakin kuat.

BBJS di RW 04 Tebet Timur bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan gerakan moral menuju Jakarta Selatan yang lebih bersih, nyaman, dan berkelanjutan.

Sejumlah tamu undangan yang hadir memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan warga dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

Para tamu menilai kegiatan BBJS bukan sekadar aksi bersih-bersih, tetapi juga menjadi contoh nyata budaya gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat perkotaan.

Partisipasi aktif warga dari berbagai unsur dinilai mampu memperkuat rasa kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan yang sehat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Jakarta Selatan untuk terus menggerakkan aksi serupa secara berkelanjutan, demi mewujudkan lingkungan yang bersih, nyaman, dan berdaya. *(Guffe).

Caption Foto:

Warga masyarakat, para Ketua RT, Ketua RW 04 Tebet Timur bersama jajaran kelurahan, kecamatan dan unsur dinas terkait bergotong royong dalam kegiatan BBJS tingkat kecamatan.