DESA  

Kegiatan Pisah Sambut Lurah Kebonsari di Tegal Manunggaling Roso RW 02 Kelurahan Kebonsari Surabaya

SURABAYA, NUSANTARAPOS, – Kegiatan pisah sambut Lurah Kebonsari Kecamatan Jambangan Kota Surabaya di gelar di Tegal Manunggaling Roso RW 02 Kelurahan Kebonsari. Minggu (1/2/2026).

Suasana haru dan penuh makna mewarnai acara pisah sambut Lurah Kebonsari sekaligus perkenalan pejabat Lurah Kebonsari yang baru Kecamatan Jambangan Kota Surabaya.

Momen ini menandai berakhirnya masa tugas Rerry Setianingtyaswati, SH, yang kini menjabat sebagai Lurah Kebonsari, dan secara resmi menyambut Atiyun Najah Indhira S.AP sebagai Lurah Kebonsari yang baru.

Perlu diketahui Rerry Setianingtyaswati, SH, menjabat sebagai Lurah Kebonsari Kecamatan Jambangan Kota Surabaya sejak awal tahun 2022 hingga berakhir tahun 2025, dan sekarang akan berpindah tugas menjabat sebagai Camat Wonokromo Kota Surabaya.

Atiyun Najah Indhira S.A.P., sebagai Lurah Kebonsari yang baru pada, Minggu, (1/2/2026), sebelumnya juga pernah bertugas menjabat sebagai Kesra Kelurahan Tegalsari Surabaya.

Kegiatan Pisah sambut ini diselenggarakan di Tegal Manunggaling Roso RW 02 Kelurahan Kebonsari yang sangat asri dan rindang sehingga menambah suasana semakin syahdu dan khidmat.

Dalam sambutannya Teguh Prihandoko selaku Ketua LPMK Kelurahan Kebonsari sekaligus Ketua Panitia acara pisah sambut Lurah Kebonsari menyampaikan acara pisah sambut ini kita selenggarakan di Tegal Manunggaling Roso RW 02 Kelurahan Kebonsari yang sangat asri dan rindang sehingga menambah suasana semakin syahdu dan hikmat, acara pisah sambut kali ini dikemas secara kolosal yang melibatkan sebanyak 130 orang sebagai pengisi acaranya.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada Rerry Setianingtyaswati, SH, yang selama ini menjabat sebagai Lurah di Kebonsari, telah mewujudkan hampir semua program dan harapan masyarakat kebonsari, bisa merangkul dan bersinergi dengan setiap lembaga kemasyarakatan dan LPMK, RW, RT, PKK, KSH dan para tokoh masyarakat Kebonsari.

Selama dipimpin oleh Lurah Rerry Setianingtyaswati, SH, Kelurahan kebonsari banyak memperoleh beberapa penghargaan baik dari kota Surabaya sendiri maupun Propinsi Jawa Timut, bahkan penghargaan ditingkat nasional sebagai kelurahan percontohan untuk katagori Program Lingkungan (Proklim) Lestari, yang dikomandoi oleh Abdul Rochman,

Selain penghargaan bidang Lingkungan Kelurahan Kebonsari juga mendapat Penghargaan sebagai kampung Inovatif menciptakan dan memproduksi Eco Enzime yang dipelopori oleh Yanti seorang pensiunan Guru dan tercatat di MURI dari Polda Jawa Timur,

Bahkan juga penghargaan untuk Karang Werdha dari Provinsi Jawa Timur.serta kelurahan Kebonsari beberapa kali mendapat predikat juara disetiap lomba kampung yang diadakan oleh Kota Surabaya.

Acara pisah sambut ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat diantaranya Camat Jambangan, Lurah se – Kecamatan Jambangan yaitu Lurah Karah, Lurah Jambangan dan Lurah Pagesangan, para Ketua RT, RW se Kelurahan Kebonsari, Ketua LPMK dan semua pengurusnya, Ketua TP PKK dan pengurusnya, para KSH, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, baik Camat Jambangan, Lurah Kebonsari yang lama dan baru kesemuanya menghendaki agar Kebonsari bisa menjaga keharmonisan dan kekompakan masyarakat dalam memajukan Kebonsari seperti yang telah diraih selama ini.

Dalam sambutannya Rerry Setianingtyaswati, SH, menyampaikan bahwa Kebonsari merupakan rumah keluarga sendiri, karena support semua elemen masyarakatnya sungguh luar biasa, yang mungkin juga sebagai promosi jabatan menjadi Camat di Kecamatan Wonokromo. ia juga menambahkan namun masih banyak hal dan agenda lain – lain yang masih perlu untuk diperbaiki sehingga masih menjadi kendala, untuk itu saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar besarnya.” ujarnya.

Sebagai acara penutup pisah sambut Lurah Kebonsari disuguhkan penampilan dari perwakilan masing masing RW, dari Kelompok Tani Lestari. dan Karang Taruna Kebonsari berupa sendratari dengan judul Roro Jonggrang.

Sebagai koordinator serangkaian kegiatan pisah sambut kelurahan Kebonsari ini dapat berjalan lancar, penuh keharuan, dan semua berkesan pada semua hadirin yang hadir, ini semua tak lepas dari tangan dingin seorang tokoh masyarakat yaitu Ir. Legowo Setyawan dan seorang ibu Asmaul Kusnah yang mana mereka adalah tokoh masyarakat Kebonsari yang sangat berintegritas. (Ndok/Aryo).