TMMD  

Rumah Reyotnya Mulai Dibongkar, Mbah Sutrisno Tersenyum Haru

Anggota Satgas TMMD dan warga mulai membongkar rumah Mbah Sutrisno.

Blitar – Harapan Mbah Sutrisno (75), warga Dusun Barurejo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, akhirnya mulai terwujud. Rumah sederhana yang selama ini ditempatinya kini dibongkar total untuk direnovasi menjadi hunian yang layak dan sehat dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0808/Blitar.

Sejak pagi, Rabu (11/2/2026), anggota Satgas TMMD mulai melakukan pembongkaran rumah milik Mbah Sutrisno yang kondisinya sudah memprihatinkan.

Sebelumnya, rumah tersebut hanya berdinding anyaman bambu (sesek) yang telah rusak dan rapuh. Atapnya pun sudah tidak kokoh, sehingga kerap bocor saat hujan dan rawan roboh ketika diterpa angin kencang. Kini, rumah itu dibongkar hingga rata dengan tanah dan akan dibangun kembali dari nol.

Di tahap awal pengerjaan ini, semangat gotong royong terlihat jelas. Para anggota Satgas TMMD bekerja keras dan bahu membahu bersama warga sekitar membongkar dan memindahkan bagian rumah milik Mbah Sutrisno.

Melihat rumahnya yang mulai dibongkar, senyum tak henti-hentinya terpancar dari wajah Mbah Sutrisno. Ia mengaku sangat bersyukur dan bahagia atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD ke-127 Kodim 0808/Blitar.

“Alhamdulillah, tak bisa berkata-kata. Saya sangat senang, bersyukur, dan berterima kasih dengan adanya TMMD yang akan memperbaiki rumah saya. Sebentar lagi rumah saya kalau hujan tidak bocor dan kalau ada angin kencang tidak takut lagi roboh,” ujarnya penuh haru.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengungkapkan bahwa Mbah Sutrisno hanya merupakan salah satu penerima sasaran renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) yang diselenggarakan dalam TMMD ke-127 di wilayah jajarannya tersebut.

“Total ada sebanyak 15 unit rumah warga yang akan direnovasi dalam TMMD di Blitar kali ini, salah satunya rumah Mbah Sutrisno,” ungkapnya.

Danrem juga menyebut, rumah-rumah tersebut nantinya akan dilengkapi dengan pembangunan jamban baru guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Menurutnya, upaya jambanisasi tersebut menegaskan bahwa renovasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup warga secara menyeluruh.

“Melalui pembangunan jamban sehat ini, kami berharap masyarakat dapat memiliki lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Dengan begitu, risiko penyakit akibat sanitasi yang kurang layak dapat ditekan,” jelasnya.

Program TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membawa harapan dan rasa aman bagi warga. Bagi Mbah Sutrisno, rumah baru ini bukan sekadar bangunan, melainkan simbol kepedulian dan kebersamaan yang nyata dari TNI untuk masyarakat.