Madiun – Lewat Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh daerah untuk melaksanakan aksi bersih-bersih massal secara serentak dan berkelanjutan. Program ini menjadi bagian dari upaya nasional dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, serta nyaman bagi masyarakat.
Di jajaran Korem 081/DSJ, gerakan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan menggelar karya bakti secara serentak yang melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, Polri, pelajar, serta masyarakat umum.
Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengatakan bahwa Gerakan ASRI di wilayah jajarannya menyasar berbagai titik.
“Aksi bersih-bersih difokuskan di berbagai tempat fasilitas umum, lokasi wisata, pasar, sungai, dan lain sebagainya,” kata Kolonel Untoro, Kamis (12/2/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan dari sampah dan kotoran, tetapi juga untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
“Melalui gerakan ini, kami ingin membangun kesadaran akan pentingnya budaya hidup bersih dan sehat. Lingkungan yang bersih akan berdampak langsung pada kesehatan masyarakat serta mendukung kenyamanan dan keamanan wilayah,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan lintas sektor menjadi kunci keberhasilan Gerakan ASRI. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menciptakan dampak yang nyata dan berkesinambungan.
Danrem menegaskan, Gerakan ASRI bukan sebatas bentuk kepedulian terhadap lingkungan, melainkan komitmen bersama yang harus dilaksanakan secara rutin dan konsisten.
“Kami akan terus mendorong pelaksanaan kegiatan ini secara berkelanjutan di seluruh wilayah jajaran Korem 081/DSJ. Harapannya, semangat gotong royong tetap terjaga dan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

