BERITA  

Penerimaan Pajak Periode Januari 2026 Tumbuh 8,18 Persen

Tuban — Nusantarapos.co.id – Kinerja penerimaan perpajakan hingga Januari 2026 menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak (DJP), realisasi penerimaan pajak tercatat sebesar Rp10.174.640.983 atau sekitar 2,93 persen dari target penerimaan tahun 2026.

Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, capaian tersebut mengalami peningkatan. Pada Januari 2025, realisasi tercatat sekitar 2,71 persen, sehingga terjadi pertumbuhan capaian sebesar 8,18 persen secara tahunan.

Dari sisi target penerimaan, tahun 2025 tercatat sekitar Rp399,55 miliar, sementara target tahun 2026 sebesar Rp347,70 miliar. Penyesuaian target tersebut tetap diiringi optimisme peningkatan kepatuhan dan kinerja penerimaan pajak.

Secara komposisi jenis pajak, penerimaan hingga awal tahun masih didominasi sektor Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Data menunjukkan kontribusi PPN sekitar Rp57,67 miliar (57,35 persen), diikuti Pajak Penghasilan (PPh) sekitar Rp10,83 miliar (7,53 persen), serta pajak lainnya sekitar Rp58,29 miliar. Sementara itu, penerimaan PBB masih nihil pada periode awal tahun.

Selain penerimaan pajak, pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan juga mulai meningkat. Hingga Januari 2026 tercatat 11.531 SPT telah disampaikan, terdiri dari 10.370 wajib pajak orang pribadi dan 1.161 wajib pajak badan.

Secara keseluruhan, penerimaan perpajakan hingga 31 Januari 2026 tercatat sekitar Rp126,80 miliar atau 36,47 persen dari target, menunjukkan awal tahun yang cukup baik bagi kinerja perpajakan di wilayah Tuban.

“Bentuk pelayanan kami untuk tahun ini memang diperintahkan masif dan intens. Sebab penggunaan aplikasi coretax ini memang baru. Pelayanan di luar kantor masih kita genjot hampir setiap hari ada jadwal hingga ke kecamatan, titik keramaian. Bahkan kita juga mengundang komunitas, perkumpulan hingga pengusaha untuk dijadikan satu dalam pelayanan mengaktifkan coretax, membuat kode otoritasi hingga pelaporannya sampai selesai, ” kata Kepala Seksi Penjaminan Kualitas Data, KPP Pratama Tuban, Muhammad Halik Amin, Rabu (12/2).

Pihaknya juga menegaskan akan terus mendorong edukasi, pengawasan, dan pelayanan perpajakan guna menjaga tren positif penerimaan serta meningkatkan kepatuhan wajib pajak sepanjang tahun 2026.