DAERAH  

Ramadhan Momentum Menyatukan Hati dan Membangun Aceh Jadi Lebih Baik

Dody Iwa Kusuma Jaya bersama Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13 Ma'ruf Amin.

Aceh, NUSANTARAPOS – Setelah berada di Aceh kurang lebih selama 1 tahun lamanya, pengusaha Dody Iwa Kusuma Jaya merasakan suasana yang berbeda. Terlebih saat menjelang bulan ramadhan, daerah yang terkenal dengan sebutan Serambi Mekkah tersebut sangat religius dalam keagaaman.

“Suasana ramadhan di sini (Aceh,red) sangatlah berbeda dengan daerah lainnya di Indonesia, dimana setiap puasa ada sebuah tradisi untuk menyantap daging sapi atau lembu di saat berbuka. Tradisi tersebut sudah ada sejak dahulu, sebagai sebuah lambang kebersamaan antara orang kaya dan kurang mampu,” kata Dody Iwa Kusuma Jaya melalui siaran pers, Selasa (17/2/2026).

Lebih lanjut Dody mengatakan, tradisi itu tentunya tidak pernah ada di daerah lain. Selama saya berada di Aceh, keberagaman budaya pun sangat terlihat.

“Belum lagi ramah tamah yang ditunjukan oleh warga kepada para pendatang membuat kami tidak terasa seperti orang asing. Mereka sangat menghormati pendatang yang datang ke daerahnya, setiap kali melangkah untuk bertamu pun disambut penuh dengan kehangatan,” ujarnya.

Dody menjelaskan, jika selama ini kita hanya mendengar Aceh dengan isu konfliknya saja tetapi selama saya berada di sini hal tersebut tidak dirasakan. Aceh sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin berinvestasi, sehingga daerah ini ke depan kemajuannya bisa sejajar dengan daerah-daerah lain yang ada di Indonesia.

“Di bulan ramadhan ini, kita jadikan momentum untuk menyatukan hati membangun Aceh yang lebih baik ke depannya. Hal itu bagian dari wujud dan harapan ke depan agar anak-anak muda Aceh bisa berkarya lebih baik dalam mengelola sumber daya alam yang dimiliki,” pungkasnya.