Dari Warung Kopi ke Ladang Amal: Gerakan Jama’ah Wakaf Al-Qur’an Tebar Cahaya Ramadhan

Tuban – nusantarapos.co.id – Semangat kebaikan di bulan suci Ramadhan kembali bersemi di tengah masyarakat. Berawal dari kebersamaan sederhana sembilan pemuda yang tergabung dalam PATAS (Pemuda Pasekan Tasikmadu), lahirlah sebuah gerakan mulia bertajuk Jama’ah Wakaf Al-Qur’an.

Dipimpin oleh Anwar Zen, para pemuda tersebut awalnya hanya berkumpul dan berdiskusi santai di sebuah warung kopi di Dusun Pasekan, Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Namun dari obrolan penuh keakraban itu, muncul niat tulus untuk menghadirkan amal jariyah yang manfaatnya dapat dirasakan luas oleh masyarakat.

Dengan niat lillahi ta’ala dan semangat gotong royong, mereka mulai menggalang donasi dari keluarga, kerabat, dan rekan kerja. Respons masyarakat pun sangat menggembirakan. Sebanyak 82 donatur turut berpartisipasi dalam gerakan ini.

Dana yang terkumpul kemudian diwujudkan dalam bentuk 232 mushaf Al-Qur’an, 8 kipas angin, 8 alat pembersih lantai dan 8 sapu lantai.

Selanjutnya seluruh bantuan tersebut didistribusikan ke sejumlah Masjid, Mushola, serta lembaga pendidikan Al-Qur’an di Desa Tasikmadu, Desa Panyuran, dan desa-desa sekitarnya.

Penyaluran dilaksanakan pada 19 hingga 22 Februari 2016, setiap selesai salat tarawih. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperbanyak amal dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

Selain wakaf Al-Qur’an, panitia juga merencanakan kegiatan bakti sosial yang akan disalurkan menjelang Hari Raya Idulfitri kepada masyarakat kurang mampu, termasuk para janda, duda, dan fakir miskin di wilayah setempat. Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sebagaimana diajarkan dalam Islam.

Sementara itu, Takmir Masjid Al Amien, Drs. Sunaryo, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kegiatan amal tersebut. Menurutnya, bantuan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan sarana ibadah, tetapi juga membangkitkan semangat masyarakat, meningkatkan ukhuwah islamiah, rasa toleransi dan persaudaraan serta untuk menumbuhkan cinta terhadap tempat ibadah.

 

“Gerakan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya membaca, memahami dan melaksanakan isi terkandung dalam Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Gerakan Jama’ah Wakaf Al-Qur’an menjadi bukti bahwa amal besar bisa berawal dari niat yang tulus dan kebersamaan yang sederhana.

“Semoga langkah para pemuda ini menjadi ladang pahala yang terus mengalir dan menginspirasi lebih banyak umat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, ” harapnya.

Senada disampaikan oleh Takmir Masjid Husnul Khotimah, H. Nurhadi. Pihaknya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan wakaf Al-Qur’an, kipas angin, dan alat pembersih lantai yang telah diberikan.

 

Pihaknya meyakini bahwa setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an tersebut, setiap hembusan angin yang memberi kenyamanan jamaah, serta setiap langkah kebersihan yang terjaga menjadi ladang amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

“Kami sangat merasakan kehangatan kebersamaan dan kepedulian yang tulus ini. Semoga Allah SWT membalas dengan keberkahan, kesehatan, dan kelapangan rezeki, serta semakin mempererat ukhuwah di antara kita,” ungkapnya. (Fie).