FILM  

Lutesha dan Rio Dewanto Bintangi Film Pelangi di Mars

Press Screning Pelangi di Mars bersama produser, sutradara dan jajaran pemain/Foto: Arie

Jakarta, Nusantarapos – Suasana XXI Epicentrum mendadak berubah menjadi lanskap ala planet merah yang futuristik, lengkap dengan robot-robot penghuni Mars. Film Pelangi di Mars secara resmi telah “mendarat” di Bumi untuk pertama kalinya melalui acara Gala Premiere yang digelar megah, Sabtu (14/3/2026).

Momen spesial tersebut dihadiri oleh dua “kapten” utama di balik layar, produser Dendi Reynando dan sutradara Upie Guava.

Turut hadir juga komposer musik Eunike Tanzil dan jajaran bintang utama yaitu Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, dan Livy Renata.

Tak ketinggalan, para pengisi suara (voice actor) karakter robot seperti Bimo Kusumo (Bimoky), Kristo Immanuel, Gilang Dirga, Vanya Rivani, serta Dimitri Arditya, hingga para body actor dibalik gerakan ikonik robot; Almanzo Konoralma, Rika Kenja, dan Satria Towel.

“Setelah perjalanan panjang lebih dari lima tahun yang penuh tantangan, Mahakarya Pictures dengan sangat bangga akhirnya dapat mempersembahkan Pelangi di Mars untuk seluruh masyarakat Indonesia. Ini adalah kado untuk mimpi anak-anak kita,” ujar Produser Dendi Reynando.

Sutradara Upie Guava juga menyampaikan rasa harunya melihat visi yang ia bangun bersama ratusan kru akhirnya terwujud nyata di layar lebar.

“Saya merasa terharu sekaligus lega. Kerja keras ratusan kru yang memiliki satu visi untuk membangkitkan mimpi anak Indonesia akhirnya siap dikonsumsi masyarakat. Saya berharap film ini menjadi pelajaran bahwa kerja keras untuk menggapai mimpi, setinggi apa pun itu, tidak akan pernah sia-sia,” tutur Upie.

Sementara itu, aktor Rio Dewanto merasa bersyukur bisa dilibatkan di film Pelangi di Mars. Apalagi, dia dihubungi secara langsung oleh sutradara Upi Guava.

“Gue sebagak bapak punya kegelisahan yang sama, kita kekurangan IP (Intellectual Property) anak. Gue bisa buat project yang ditonton sama anak gue, seneng banget sih,” ungkap Rio.

Pasca pemutaran perdana, gelombang apresiasi mengalir deras dari para undangan dan tokoh perfilman yang hadir. Banyak yang tak menyangka sinema Indonesia telah mencapai level teknis dan penceritaan sekelas ini.

“Jujur saya terharu dan sangat bangga. Ternyata film Indonesia sudah bisa di tahap ini, di skala ini. Titik bersejarah ini ditandai oleh sebuah film anak yang bisa dinikmati seluruh anggota keluarga. Apresiasi setinggi-tingginya untuk Mas Upie dan tim,” kata salah satu penonton yang hadir.

Persahabatan Pelangi dan teman-teman robotnya siap menyapa seluruh penonton di bioskop-bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026.