DAERAH  

Pasca Bencana, Bupati Aceh Tengah Akan Mudahkan Investasi Agriculture dan Kembalikan Destinasi Wisata

Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, MSi.

Aceh Tengah, NUSANTARAPOS – Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Aceh pada 26 November 2025 lalu, tidak hanya merenggut korban jiwa tetapi juga menghapus permukiman masyarakat dari peta. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, diperkirakan sekitar 22 desa dan dusun di tujuh kabupaten dilaporkan hilang.

Tak terkecuali Kabupaten Aceh Tengah yang merasakan begitu dahsyatnya bencana alam tersebut, dimana pertanian seperti hilang ditelan bumi. Untuk itu, pasca bencana berlalu pemerintah kabupaten Aceh Tengah akan mempermudah investasi di sektor agriculture.

“Setelah bencana alam menerpa Aceh Tengah, kami sedang melakukan pemulihan (recovery) ekonomi khususnya di bidang pertanian dan pariwisata,” demikian dikatakan Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, MSi., dalam keterangan persnya, Selasa (31/3/2026).

Haili menjelaskan untuk kembali memulihkan hal tersebut, kami pemerintah kabupaten Aceh Tengah akan membuat terobosan dengan mempermudah investasi agriculture. Dimana agriculture juga merupakan security food yang bisa mendorong ketahanan pangan, sebagaimana yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo.

“Agriculture adalah sektor yang sangat penting dalam perekonomian global, bertanggung jawab atas produksi makanan, bahan baku, dan berbagai komoditas penting lainnya. Di sana ada sayur mayur, peternakan, maupun pengembangan industri pertanian pabrik saos dan chili yang bisa menahan inflasi bagi Aceh ke depannya,” ujarnya.

Haili mengatakan dengan alam yang subur tentunya didukung juga oleh kemampuan teknologi dan riset development sangatlah penting. Aceh Tengah memiliki letak yang sangat penting untuk pusat penelitian pertanian modern, dimana saat ini terkenal dengan kopi gayonya.

“Selain agriculture, di Aceh Tengah juga terkenal dengan kota Takengon yang tak kalah dengan destinasi wisata terbaik di Aceh. Di sana ada danau air tawar yang bisa dijadikan tempat wisata ester boom dan permainan water sport, jet sky, bahana boat, air terjun emas di Pameu, arum jeram, pacuan kuda, dengan menikmati sun set dinner party nuansa pegunungan, off road, air mancur art bisa berwujud,” terangnya.

Maka dari itu, tambah Haili, kami sedang berupaya keras untuk menarik para investor untuk berinvestasi di Aceh Tengah. Tentunya dengan penataan di bidang parir akan menjadi daya tarik tersendiri, karena sudah adanya hotel dan sektor pendukung lainnya.

“Selain faktor tersebut, tentunya sangat penting adanya kegiatan even-even yang berskala nasional ataupun internasional untuk menarik wisatawan dan juga investor berinvestasi. Sehingga kami akan membuat gebrakan yang cepat agar investasi di bisa benar-benar jadi daya tarik investor terkhusus di Takengon,” pungkasnya.