Jakarta, Nusantarapos – Film horor terbaru “Tumbal Proyek” siap hadir dengan cerita yang memadukan misteri, teror supranatural, dan drama keluarga yang emosional. Film ini
mengangkat kisah tentang proyek pembangunan yang menyimpan rahasia gelap serta penantian seorang anak terhadap sosok ayah yang tak kunjung pulang.
Diproduseri oleh Dheeraj Kalwani dan disutradarai oleh Jero Point, “Tumbal Proyek” membawa penonton masuk ke suasana mencekam di sebuah kawasan proyek yang dipenuhi tanda tanya. Di balik aktivitas pembangunan, muncul kejadian-kejadian aneh yang perlahan membuka luka lama para tokohnya.
Cerita film ini berpusat pada Yuda, karakter yang diperankan oleh Kiesha Alvaro. Yuda hidup dengan bayang-bayang kehilangan sang ayah, Bayu, yang diperankan oleh Rendy Khrisna. Bayu dikisahkan hilang secara misterius saat bekerja di sebuah proyek. Kepergian Bayu meninggalkan luka mendalam bagi keluarganya. Penantian yang tak berujung membuat Yuda terus mencari jawaban atas hilangnya sang ayah.
Namun, pencarian itu justru membawanya pada fakta-fakta mengerikan yang tersembunyi di balik proyek tersebut. Kehadiran Callista Arum sebagai Laras turut memperkuat konflik cerita. Laras menjadi salah satu karakter penting yang terlibat dalam perjalanan Yuda mengungkap misteri di sekitar proyek. Hubungan antarkarakter dibangun tidak hanya melalui ketegangan, tetapi juga emosi dan rasa kehilangan.
Aktris senior Karina Suwandi hadir sebagai Bu Martha, sosok yang membawa lapisan drama keluarga dalam cerita. Karakternya menjadi bagian penting dari konflik emosional yang berkembang seiring terbukanya rahasia demi rahasia.
Nuansa mistis dalam “Tumbal Proyek” juga diperkuat lewat karakter Mbah Tarmo, yang diperankan oleh Fuad Idris. Mbah Tarmo digambarkan sebagai sosok orang pintar di pintar di sekitar kawasan proyek yang mengetahui banyak hal tentang peristiwa
janggal di tempat tersebut.
Film ini tidak hanya mengandalkan teror dan jumpscare. “Tumbal Proyek” juga menawarkan cerita tentang keluarga, kehilangan, rasa bersalah, dan keberanian untuk mencari kebenaran meski harus berhadapan dengan hal-hal yang tidak masuk akal.
Dengan latar proyek pembangunan yang gelap dan penuh rahasia, film ini mencoba menghadirkan horor yang dekat dengan isu kehidupan sehari-hari. Pembangunan yang seharusnya menjadi simbol kemajuan justru berubah menjadi ruang penuh ketakutan ketika masa lalu yang terkubur mulai menuntut jawaban.
“Tumbal Proyek” diharapkan menjadi tontonan horor yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga menyentuh sisi emosional penonton melalui kisah keluarga yang menunggu kepulangan. Film ini tayang di seluruh bioskop Indonesia tanggal 13 Maret 2026.

