DAERAH  

Peringatan hari Kartini di tanah kelahiran SBY, Ny Bety Yuliawati Soko Wiyono pimpin Lomba Tumpeng Tiwul

Pacitan – Puluhan Tumpeng penuhi ruangan Gedung Karya Darma. Hadir Darma Wanita dari OPD-OPD dan Kecamatan mengikuti kegiatan lomba saji makanan asli Pacitan, sedangkan yang absen adalah Badan Pengawas Jalan (BPJ). Sementara itu dalam lomba, bahan makanan yang digunakan adalah dari ketela, beras, ikan laut, ikan ayam,tahu , tempe, kelapa, sayuran, dan sebagainya. Nusantarapos ketika menemui panitia langsung memberikan wawancara kepada Bety Istri Sekretaris Daerah mengatakan, “Kita mengadakan lomba menghias tumpeng Tiwul ini dalam rangka memperingati hari kartini yang ke 140, tujuan kita ingin mengangkat budaya pangan lokal, Jadi kita punya makanan tradisional orang Pacitan mulai sejak dulu kala.

Tiwul Bagi Kabupaten lain mungkin gak seperti kita ini yg memang menjadikan nya sebagai andalan makanan khas. kita menginginkan kreatifitas ibu-ibu itu tidak hanya untuk dimakan seharian saja tapi kalau dibuat tumpeng pengganti mungkin pada ulang tahun anak – anak atau keluarga. Sehingga bisa menjadi kreasi tumpeng tiwul yang cantik, enak seperti yg kita makan. Lomba ini diikuti antar Darmawanita OPD instansi vertikal dan kecamatan.

Setiap OPD mengirim dua orang dengan maksud satu tumpeng ditunggu dua orang dan bebas anggaran. Untuk hadiah yang disiapkan senilai Rp.3.240.000. Juara I Darmanita Dinas Pendidikan dengan hadiah uang (Rp.850.000) Juara II Darmawanita Dinas Pariwisata (Rp. 650.000) Juara III Darmawanita Dinas Lingkungan Hidup (Rp.550.000).

Untuk Juara Harapan I Darmawanita dari Dinas Perikanan, Harapan II Darmawanita dari Kec. Nawangan, Harapan III dari Darmawanita Badan Kepegawaian Pendidikan & Pelatihan Daerah (BKPPD) dengan hadiah Rp.500.000.

Harapan kita yg tadi jadi juara dan sudah difoto untuk peserta yg lain mereka bisa meniru yg sudah menjadi juara seperti urapnya. Urap itu dibentuk daunnya sama bumbunya ditengah gitu kan jadi cantik, memang kreatifitas itu yg menjadikan berselera makan nasi tiwul,” Paparnya. (08/04/2019) AW