Batam, Nusantarapos – Permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kembali terulang tahun ini. Banyak calon murid untuk tingkat sekolah dasar yang terancam tidak sekolah karena tidak diterima di sekolah negeri.
Salah satunya adalah di SDN 020 Sagulung, Kota Batam. Sekitar 45 siswa kemungkinan tidak diterima karena daya tampung sekolah yang sangat terbatas.
Kepala Sekolah SDN 020 Susi mengatakan, RKB yang tersedia di sekolahnya hanya 3 ruangan. Padahal daya tampung setiap kelas idealnya sekitar 32 murid.
“Jadi setiap tahun memang kita selalu kesulitan masalah daya tampung ini. Bagaimana tidak, ruang kelas di sini memang sangat terbatas. Hanya ada tiga ruang kelas,” katanya.
Meski demikian, Susi tidak lepas tangan. Ia memberikan beberapa solusi agar semua anak usia sekolah bisa bersekolah. Bahkan ia sudah melakukan pertemuan dengan orang tua siswa, Jumat (3/7/2020) lalu. Ia juga mengaku akan meminta arahan dari pihak dinas pendidikan Kota Batam.
“Saya akan menghadap Dinas dan akan menyampaikan masalah ini. Dan kalau bisa bagi anak yang tidak diterima agar mendaftarkan ke sekolah lainnya misalnya SDN 010,” sarannya.
Sementara itu, Ketua Komite SDN 020 Zainuddin meminta kepada orang tua siswa untuk memahami permasalahan yang sedang dialami sekolah. Khususnya terbatasnya sarana dan prasarana yang ada di sana. Apalagi sekolah tersebut masih termasuk sekolah yang belum lama beroperasi.
“Sekolah kita ini masih kekurangan lokal, maklumlah baru enam tahun berdiri. Mudah-mudahan tahun ajaran berikutnya sudah ada penambahan ruang kelas baru sehingga semakin banyak murid yang tertampung,” jelas Zainuddin.
Salah seorang orang tua murid, Sinaga berharap ada kebijakan dari pihak sekolah dan pemerintah Kota Batam terkait banyaknya anak yang tidak diterima di sekolah negeri.
“Jujur saja. Kalau tidak sekolah di sekolah negeri maka ini akan sangat memberatkan bagi kami. Bisa saja anak kami tidak sekolah. Jadi kami minta kebijakannya agar anak kami bisa diterima di sekolah negeri,” pungkasnya. (Tombang)

