Jakarta, Nusantarapos –
Tokoh nasional pemilik Universitas Bung Karno Jakarta Rachmawati Soekarnoputri wafat pada Sabtu (3/7/2021) dalam usia 70 tahun. Rachmawati meninggal di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, pukul 06.15 WIB. Menurut informasi Rachmawati wafat setelah sakit dalam beberapa waktu terakhir karena Covid 19.
Menanggapi hal ini, pegiat demokrasi Andrianto mengatakan, bunda Rahmawati putri ke 3 Bung Karno (BK) setelah Megawati adalah sosok ideologis ajaran-ajaran Bung Karno.
“Meski baru mengenal beliau ketika jadi saat Wakil ketua Temses Prabowo Sandi (PS) pada Pilpres 2019 bidang relawan nasional. Saya waktu itu menjadi koordinator relawan nasional PS. Teringat saat saya mendampngi bunda Rahmawati SP ke Jawa Timur ke makam BK keliling kota Blitar, Gresik, Pasuran juga ketika keliling Jateng & Jabar. Beliau memiliki semangat juang yang tinggi meski dengan semua keterbatasan tak membuatnya berhenti berjuang”, ujar Andrianto di Jakarta, Sabtu (3/7/2021).
Andrianto menegaskan, di tengah keterbatasan fisiknya beliau selalu semangat ketika sata memberi laporan tentang gerakan relawan PS terutama Emak emak. Saat terindah ketika deklarasi relawan Prabowo Sandi di Istora Senayan 22 November 2018 saya sebagai Ketua Panitia begitu takjub dengan pengorbanan beliau dari sisi materi.
Acara di hadiri 40.000 orang lebihi kapasitas Istora yang cuman 20.000 orang. Itu acara pertama & terbesar relawan Prabowo Sandi. “Saya melihat bunda Rahmawati begitu tulus mendukung PS juga bersaksi beliau oang baik. Kini beliau sudah kembali menyusul sang Ayah yang wafat tahun 1970 & Suaminya Benny Sumarno tahun 2018. Smoga Husnul khotimah buat Bunda Rahmawti”, pungkas Andrianto.
Seperti di ketahui, Rachmawati memiliki nama lengkap Diah Pramana Rachmawati Soekarno. Ia merupakan anak ketiga dari 5 bersaudara pasangan Soekarno dan Fatmawati. Rachmawati lahir di Jakarta, 27 September 1950 dan menjalani masa pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga menengah di Jakarta.
Mantan istri dari aktor Dicky Suprapto ini sempat mengenyam bangku kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 1969, namun tidak selesai. Untuk kehidupan pribadinya, Rachmawati sempat menikah sebanyak 3 kali. Pertama dengan Dokter Martomo Pariatman Marzuki (1969), kemudian Dicky Suprapto (1975), dan terakhir dengan Benny Sumarno (1995).
Dari pernikahan keduanya, Rachma dikaruniai dua orang putra bernama Muhammad Marhaendra Putra dan Muhammad Mahardhika Putra. (Mars/*)

