TRENGGALEK, NUSANTARAPOS – Komisi III DPRD Trenggalek bakal melakukan klarifikasi kepada eksekutif atas informasi pembangunan 12 ruas jalan di Trengggalek menggunakan anggaran pinjaman daerah yang rencananya dilaksanakan tahun 2022 mendatang.
Klarifikasi akan dilakukan mengingat dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah telah masuk rencana pembangunan ruas jalan Kecamatan Kampak menuju Sebo Kecamatan Watulimo.
“Terkait 12 ruas jalan yang informasinya akan dibangun menggunakan anggaran pinjaman daerah belum kita bahas,” kata Sukarodin Ketua Komisi III DPRD, Senin (27/9/2021).
Namun, Sukarodin menegaskan akan melakukan klarifikasi terhadap informasi tersebut. Mungkin pembangunan itu akan masuk pada perencanaan tahun depan.
Karena untuk tahun ini pinjaman daerah yang direncanakan cair Rp 37 milyar masih digunakan untuk pembangunan pengembangan rumah sakit.
“Saat ini pinjaman daerah belum masuk, namun direncanakan akan masuk pada APBD perubahan yang diawali persentasi,” ucapnya.
Sukarodin juga menyampaikan bahwa dengan informasi tersebut nanti pihaknya akan melakukan pengecekan akan kebenarannya, apakah itu program prioritas atau tidak.
Menurutnya, adapun nanti perencanaan itu sudah diputuskan itu merupakan hak eksklusif. Jika nanti dewan ada pandangan mungkin hanya beda kacamata.
“Karena menurut kami dan telah diusulkan, ada ruas jalan yang penting untuk diperhatikan,” tuturnya.
Jalur tersebut yakni jalan yakni Kampak -Watulimo, prioritas jalur tersebut untuk mengalihkan laju perekonomian hasil bumi dan laut dari wilayah Munjungan, Panggul dan Watulimo.
Jika itu dilaksanakan, perputaran ekonomi bisa lari ke Kampak, sehingga agar lari ke Kampak satu satunya jalan yakni membangun ruas jalan Sebo – Kampak, jika itu menjadi prioritas mengapa ini tidak.
“Jika kita lihat saat ini laju pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir Trengggalek masih menuju Kabupaten tetangga, ini sangat disayangkan jika terus terjadi,” jelasnya.

