PMKI Siap Gelar Renungan Suci Sumpah Pemuda

Jakarta, Nusantarapos – Sebuah organisasi masyarakat yang menamakan dirinya Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia (PMKI) yang digagas oleh tokoh-tokoh aktivis pergerakan lintas generasi di Jakarta antara lain ada nama Syahganda Naigolan, Rocky Gerung, Ferry Juliantono berencana menggelar diskusi interaktif dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 93 pada hari Kamis 28 Oktober 2021 di kawasan Jakarta Selatan.

Andrianto selaku Ketua panitia acara ini mengatakan bahwa acara Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia sebagai wahana kontemplatif sekaligus diskursus kritis terhadap makna, hakikat dan tujuan dari Sumpah Pemuda ke 93 tahun.

“Ini menjadi penting karena situasi kondisi berbangsa hari ini telah terjadi benturan geo politik dan makin kuatnya cengkraman Oligarki terbukti dengan penguasaan sumber daya alam oleh sekelompok konglomerat yang menguasai 70 persen tanah sebagai contoh dan mampu menentukan perubahan kepemimpinan politik dengan kekuatan dananya”, ujar andrianto yang juga aktivis mahasiswa era 98 ini pada redaksi, Rabu (27/10/2021).

Menurut Andrianto, keinginan forum ini adalah untuk menemukan kembali Indonesia. Apakah benar Indonesia didesain untuk pertarungan abadi antara kekuatan ideologis ataupun kesukuan yang ada atau justru untuk benar-benar membangun kebersamaan?

Apakah Indonesia di desain untuk semua orang dan wilayah Indonesia atau hanya untuk segelintir orang yang berkuasa? Dan berbagai renungan lainnya. Penemuan kembali Indonesia menjadi penting dalam kegoncangan dunia akibat pandemic covid-19 saat ini. 

Sebab dengan memahami eksistensi keindonesian Indonesia dan memahami esensinya pada saat krisis seperti sekarang ini, Indonesia yang didirikan founding fathers/mothers dapat diselamatkan,” pungkas Andrianto.

Dalam acara ini sejumlah tokoh -tokoh aktivis lintas generasi menyatakan diri hadir antara lain Adam Wahab, Adie Massardi, Akbar Faisal, Ariady Ahmad, Bursah Zarnubi, Bitor Suryadi, Faisal Basri, Haris Azhar, Haris Moty, Harsubeno Arif, Jumhur Hidayat, Iwan Sumule, Ms Kaban, Marwan Batubara, Reffly Harun, Rahlan Nashidi, Ray Rangkuti, Rahma Sarita, Teguh Santosa.