DAERAH  

Trenggalek Targetkan Status PPKM Level Satu di Akhir Tahun

TRENGGALEK, NUSANTARAPOS – Kejar status level dua Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ditengah wabah Covid-19, jajaran Forkopimda Pemkab Trenggalek Jawa Timur terus melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Sedangkan saat ini secara umum capaian akselerasi vaksinasi Covid-19 di Trenggalek sudah mencapai 56 persen. Dari hasil itu ditargetkan pada bulan Desember akan digenjot menuju status PPKM level satu.

Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin saat meninjau serbuan vaksin Covid-19 menyampaikan, sebenarnya capaian vaksinasi umum sudah terpenuhi 56 persen Selanjutnya tinggal capaian vaksin lansia yang kurang sedikit guna memenuhi target 40% guna bisa turun ke level-2.

Pengejaran target tersebut dilakukan seperti yang dilaksanakan hari ini yakni melakukan anev rutin vaksinasi.

“Patut disyukuri kita sudah melebihi 56 persen orang yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19,” kata Gus Ipin sapaan akrabnya, Rabu (17/11/2021).

Ditambahkannya, dari 56 persen dalam waktu dekat akan digenjot menuju angka 60 persen. Dengan demikian akselerasi vaksinasi Covid-19 di Trenggalek seperti harapan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Bahkan menurutnya, dalam waktu dekat atau sekitar bulan Desember bisa mencapai 70 persen. Untuk menuju itu pihaknya akan terus mendorong lansia tervaksinasi di atas 40 persen.

“Ini terus kita kejar, agar sesuai target juga dilakukan penjemputan lansia-lansia agar ketercapaian vaksin lansia ini bisa kita percepat,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Trenggalek dr. Saeroni membenarkan pernyataan Bupati Trenggalek tersebut.

Menurutnya vaksinasi ini dilaksanakan dalam rangka percepatan menuju level-2. Disampaikannya, untuk vaksinasi Covid-19 para kaum lansia masih kurang 3,5 persen untuk mencapai Trenggalek status level dua PPKM.

“Sedangkan untuk olehnya jika vaksinasi umum, sudah mencapai 56 persen,” tuturnya.

dr. Saeroni juga berharap pada bulan Desember nanti Trenggalek berstatus level satu, seperti harapan semua masyarakat Trengggalek.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Munjungan, capaian vaksin terdata sudah ada 21 ribu orang yang tervaksin, artinya sudah melebihi 50 persen.

Lebih lanjut mantan Direktur RSUD dr. Soedomo itu berharap ada kesadaran masyarakat untuk vaksin sehingga capaian vaksin terus bertambah.

“Dengan begitu Hert Immunity bisa segera terbentuk dan kegiatan masyarakat akan kembali berjalan normal,” pungkasnya, (Rudi)