PACITAN,NUSANTARAPOS,- Pengerjaan pelebaran jalan Arjosari-Nawangan yang dikerjakan oleh salah satu pemenang tender dari Kota Lamongan ini menuai kritikan dari masyarakat sekitar. Pasalnya, selain banyak sisa material yang berserakan di jalan, juga telah ada korban yang jatuh diduga akibat tergelincir kerikil.
Bahkan salah satu korban, Katwanto, warga Dsn Wijil, Desa Temon, Kecamatan Arjosari mengaku terjatuh saat melewati jalan tersebut, sehingga mengakibatkan dirinya dibawa lari ke Puskesmas Arjosari Pacitan untuk dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pengobatan di Puskesmas korban mengalami luka di lutut kaki yang kemudian dijahit sebanyak 9 jahitan dan kedua tangan luka-luka.
“Kula naik motor saking mriki padhahal nggih sampun alon-alon sanget, tapi amargi wonten krikil kathah teng belokan motor kula keplese sak sampunipun ngerem ( Saya naik motor dari sini ya pelan-pelan banget, tetapi karena ada krikil banyak di sekitaran belokan motor saya terpeleset),” katanya Jumat (11/7/25).
Dari pihak korban sendiri sudah dapat mendapatkan bantuan dari pelaksana proyek sebesar Rp. 1.000.000,- (Satu juta rupiah) sebagai pengganti pengobatan.
Sementara itu, beberapa warga seperti Anang dan Arif menyayangkan kejadian yang dialami Katwanto yang jatuh dari motor saat melewati jalan tersebut. Menurutnya, pihak pelaksana proyek pelebaran jalan tersebut terkesan membiarkan sisa-sisa material berserakan di jalan. “Kalau dulu sebelum ini, sisa material tersebut disingkirkan dan disiram dengan air agar tidak terjadi laka,” katanya.
Begitu juga dengan keluhan warga lain, banyaknya debu dari bekas pengerjaan ini mengakibatkan mereka tidak nyaman. Bahkan mereka banyak melakukan penyiraman jalan sendiri karena dirasa yang dilakukan pihak proyek belum mencukupi dalam penyiraman jalan tersebut.
Di tempat terpisah, pelaksana proyek, Antok mengaku akan memperbaiki dan menyuruh pekerja untuk menyirami jalan bekas pelaksanaan proyek tersebut. “Yan anti saya koordinasikan dengan pusat dulu dan untuk penyiraman jalan ini kami akan menyuruh kepada yang bertugas di lapangan,” pungkasnya.

