PACITAN,NUSANTARAPOS,-Di awal Tahun Ajaran Baru 2025/2026, siswa baru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Ngadirojo Pacitan mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang mulai pada Senin, 14 sampai 18 Juli 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan sekolah yang diikuti oleh 396 murid baru, terdiri dari 225 laki-laki dan 171 perempuan serta guru dan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).
MPLS Ramah ini merupakan kegiatan pertama bagi murid baru yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk mengenalkan warga, kurikulum, dan lingkungan.
Namun ada yang menarik dalam kegiatan tersebut, karena SMKN Ngadirojo membagi semua murid baru menjadi beberapa kelompok dengan memberikan nama wisata alam yang ada di kabupaten Pacitan, seperti, kelompok Kapyuran, Pantai Srau, Pantai Banyu Tibo dan lain-lain.
Pelaksanaan MPLS ini juga dilakukan berbagai kegiatan diantaranya;
Kegiatan hari ke-1 “MENGENAL SEKOLAH, MEMBANGUN KARAKTER HEBAT”. Tujuan kegiatan untuk membantu murid baru mengenal dan beradaptasi dengan sarana prasarana sekolah. Setelah itu, pengenalan lingkungan sekitar sekolah dengan tujuan membantu murid baru mengenal dan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan sekitar sekolah.
Hari ke-2 “LINGKUNGAN BARUKU AMAN, NYAMAN, DAN MENGGEMBIRAKAN”. Tujuan kegiatan yaitu membantu murid baru mengenal, beradaptasi, dan berinteraksi positif dengan warga satuan pendidikan. Diawali dengan pelaksanaan senam Anak Indonesia Hebat secara bersama-sama. Kemudian, dilanjutkan pengenalan dengan sesama murid dan guru, serta pengenalan dengan tenaga kependidikan dan warga satuan pendidikan.
Hari ke-3 “KENALI DIRI, RAIH PRESTASI”. Kegiatan eksplorasi diri: Mengenali potensi yang ada dan Menghubungkan Bakat dan Minat. Murid diajak untuk mengidentifikasi dan memahami potensi diri. Setelah itu, murid diperkenalkan dengan OSIS, MPK, Kepanduan, dan Ekstrakurikuler untuk dihubungkan dengan minat dan bakatnya yang telah dieksplorasi.
Hari ke-4 “BERSAMA KITA JAGA, BERSAMA KITA TUMBUH”. Kegiatan pemaparan bahaya judi online dan Napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif). Murid diajak menonton film “Kemenangan Sejati” dan refleksi kegiatan agar meningkatkan kesadaran dan dampak yang diakibatkan oleh judi online. Setelah itu, murid diajak menonton fim terkait bahaya narkoba, membedakan mitos dan fakta, serta membuat pohon komitmen bersama.
Hari ke-5 “TUNJUKKAN DIRIMU, KEMBANGKAN POTENSIMU”. Kegiatan untuk unjuk bakat dan minat murid. Tujuan kegiatan ini membangun rasa percaya diri dan keberanian pada murid untuk tampil di depan umum dan merayakan keberagaman bakat dan minat murid.
Selain itu, SMKN Ngadirojo juga memberikan seragam gratis kepada 30 siswa dan mengangkat anak asuh sebanyak 7 siswa bagi orangtua/wali murid tidak mampu dengan harapan mereka bisa bersekolah dan meraih cita-citanya.
Kepala SMKN Nadirojo, Drs. Banjir, M.M., mengatakan, “Pelaksanaan MPLS ini diadakan agar siswa baru dapat mengenal lebih dekat lingkungan sekolahnya, sehingga dapat menyesuaikan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Selain itu, siswa baru nantinya dapat mengenal satu sama lain teman-temannya di sekolah.”

