Nasdaq Futures Down, Pasar Waspadai Data Tenaga Kerja AS

JAKARTA, NUSANTARAPOS – Perdagangan kontrak berjangka Nasdaq berlangsung dinamis pada Kamis malam waktu New York. Setelah sempat tertekan hingga menyentuh 23.035, indeks teknologi ini berbalik arah dan ditutup menguat di sekitar 23.379,50 pada sesi after-market.Kenaikan tersebut menempatkan Nasdaq tepat di bawah area psikologis 23.380, yang dipandang pelaku pasar sebagai level kunci.

“Ini seperti pintu gerbang. Jika bisa ditembus, potensi kenaikan lebih lanjut terbuka lebar. Tapi kalau gagal, Nasdaq bisa kembali tertekan,” ujar Ferdi analis pasar di Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Menurut Ferdi, fokus investor saat ini adalah rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat (Non-Farm Payrolls) yang dijadwalkan Jumat malam waktu Indonesia. Angka tersebut kerap menjadi penentu arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve dan bisa memicu gejolak di pasar saham maupun obligasi.

“Pasar sedang menahan napas. Investor memilih berhati-hati, karena data tenaga kerja bisa mengubah arah sentimen dalam sekejap,” tegas Ferdi.

Arah PasarDengan kondisi saat ini, investor menilai Nasdaq berada di persimpangan jalan menjelang akhir pekan. Apakah mampu melanjutkan reli atau justru terkoreksi lagi akan banyak ditentukan oleh hasil laporan ketenagakerjaan AS, pungkasnya.