Puluhan Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Wisuda Tepat Waktu, Bukti Komitmen Akademik dan Kualitas Pembinaan Unggul

Dr. Achmad Taufan Soedirdjo, SH., MH.

Jakarta, NUSANTARAPOS – Universitas  Borobudur berhasil melakukan prosesi wisuda di JICC Senayan, Jakarta, Selasa (14/10/2025). Dari ratusan wisudawan tersebut, terdapat 48 lulusan angkatan ke 24 yang berhasil memperoleh gelar doktor ilmu hukum.

Berakreditasi Unggul, Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, telah berhasil meluluskan mahasiswanya yang berasal dari beragam profesi. Mulai dari akademisi perguruan tinggi di Indonesia, advokat, jaksa, hakim, anggota DPR, aparat kepolisian dan TNI, dokter, pejabat ASN, hingga pengusaha nasional.

Ini juga mencerminkan bahwa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur tidak hanya menjadi ruang akademik, tetapi juga wadah strategis untuk membangun sinergi lintas profesi dalam pengembangan ilmu hukum nasional.

Keberhasilan angkatan ini tidak lepas dari peran kepemimpinan dan pembinaan intensif Prof. Dr. Faisal Santiago, SH., MM., Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum. Ia dikenal sebagai sosok akademisi yang visioner dan berdedikasi tinggi dalam membimbing mahasiswa sejak awal perkuliahan hingga tahap sidang terbuka.

Dengan pendekatan yang humanis namun disiplin, beliau mampu menciptakan suasana belajar yang inspiratif, kolaboratif, dan berorientasi pada kualitas riset hukum yang aplikatif.

“Selama ini sistem pembelajaran yang diterapkan sangat kondusif dan nyaman, sehingga para mahasiswa belajar penuh semangat,” kata Dr. Achmad Taufan Soedirdjo, SH,. MH., usai mengikuti prosesi wisuda.

Hal senada disampaikan lulusan lainnya, Dr. Ir. SA. Wiraguna, SH., MH., MM., M.Ars. “Kami merasa sangat didukung dan dipandu dengan penuh perhatian, sehingga mampu menyelesaikan studi sesuai target waktu,” ujarnya.

Dr. Achmad Taufan Soedirdjo, SH., MH., bersama sang istri pasca mengikuti wisuda di JICC Senayan.

Pencapaian angkatan ke-24 ini menjadi bukti bahwa FH Universitas Borobudur Jakarta terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berperan aktif dalam pembaruan sistem hukum Indonesia menuju keadilan dan kemajuan bangsa.

Adapun wisudawan yang berhasil meraih gelar doktor ilmu hukum adalah sebagai berikut : di barisan politik, hadir nama-nama besar seperti Ahmad Sahroni, politikus Partai NasDem, Trimedya Panjaitan, tokoh senior PDIP, dan M. Hamid Noor Yasin dari PKS. Dari kalangan eksekutif daerah, Bupati Banyuasin Askolani juga termasuk dalam daftar wisudawan.

Sementara  di dunia hukum, militer, dan kesehatan juga diwakili oleh figur-figur papan atas. Di antaranya adalah Mayjen TNI AD Endro Satoto (Kepala Lembaga Pertahanan Unhan), Brigjen Pol. I Gusti Gede Maha Andika (Karokespol Pusdokkes Polri), dan Taufan Zakaria (Wakajati Maluku Utara). Dari lembaga penegak hukum, Ricky Setiawan Anas (Kajari Tanjung Perak) turut menyelesaikan pendidikannya.

Yang juga menarik adalah keikutsertaan tokoh dari luar bidang hukum murni, seperti Hery Chariansyah (Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak) dan Brigjen Jonny seorang dokter spesialis ginjal dari RSPAD yang menunjukkan betapa relevannya ilmu hukum dengan berbagai aspek pembangunan dan pelayanan publik.

“Keberagaman profesi dan latar belakang para wisudawan membuktikan bahwa ilmu hukum adalah fondasi yang universal. Kami yakin, dengan bekal disertasi dan penelitian mendalam yang telah mereka lakukan, kontribusi mereka bagi Indonesia akan semakin berbobot dan berdimensi keadilan,” kata Taufan.

Menurut Taufan, wisuda Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur di bulan Oktober 2025 ini tidak sekadar seremoni akademis, melainkan juga sebuah pertemuan strategis para pemangku kepentingan kunci negeri, yang kini disatukan oleh satu ikatan almamater dan gelar akademis tertinggi di bidang hukum. “Perhelatan ini dinanti untuk melihat bagaimana para lulusan barunya akan menerapkan ilmu mereka dalam memajukan Indonesia,” pungkasnya.