DAERAH  

Gedung Sekolah Lansia Ratu Sinuhun Srikandi TP Sriwijaya Siap Dibangun di Depok

Nusantarapos.co.id, Depok – Di tengah minimnya fasilitas ramah lansia, sebuah kabar penuh harapan datang dari Kota Depok. Pembangunan Gedung Sekolah Lansia Ratu Sinuhun Srikandi TP Sriwijaya segera dimulai dan menjadi simbol baru kepedulian terhadap para orang tua yang telah berjasa bagi bangsa.

Pada Minggu (23/11/2025), para ibu-ibu Srikandi TP Sriwijaya dengan semangat meninjau langsung lokasi yang akan menjadi pusat aktivitas bagi lansia tersebut. Gedung sekolah yang berlokasi tak jauh dari Rumah Singgah Qalista, Jalan Sasak Raya RT.003 RW.07 No.99B, Limo, Depok, ini diharapkan menjadi ruang baru yang menghadirkan kehidupan yang lebih bahagia, aktif, dan bermartabat bagi para lanjut usia.

Sekolah lansia ini bukan sekadar bangunan baru melainkan gerakan kemanusiaan besar untuk memuliakan para sesepuh bangsa.

Gagasan luhur ini dipelopori oleh sosok inspiratif Dra. Nyimas Susmerta Dewihara, yang menyediakan lahan dan bangunan sebagai bentuk penghormatan kepada para orang tua yang telah menjadi fondasi bagi generasi penerus.

“Setiap jengkal tanah ini adalah balas budi untuk para penjaga nilai-nilai kehidupan. Mereka tidak hanya perlu dirawat, tetapi dirayakan,” ungkap Nyimas Susmerta, Kamis (27/11/2025).

Menurutnya, para lansia membutuhkan ruang belajar, bergerak, berkarya, serta merasakan kembali arti dihargai bukan hanya tempat untuk tinggal.

Sekolah Lansia Ratu Sinuhun akan menjadi ruang terpadu yang menghadirkan: Kelas pendidikan dan pembinaan mental, Latihan seni budaya dan kelompok sholawatan, Kegiatan kerajinan dan pemberdayaan, Area hijau serta pendopo adat Sriwijaya, serta Pendampingan psikologis dan kesehatan dasar. Semua dirancang untuk menjaga para lansia agar tetap sehat, aktif, dan mandiri.

Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya, Nyimas Aliah, SE., S.Sos., M.Ikom, menegaskan bahwa sekolah lansia ini adalah salah satu bentuk pelaksanaan dari Gerakan Sayangi Lansia dengan motto “Semua Lansia adalah Orang Tua Kita”.

“Selain itu sekolah lansia ini merupakan pelaksanaan dari program BKKBN Deputi bidang KSPK (Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga) Bapak Novian Andusti, SE. MT,” sambung Nyimas Aliah.

Nyimas Aliah menyatakan, Para lansia adalah penjaga nilai-nilai Sriwijaya. Sekolah ini lahir dari kegelisahan sekaligus harapan agar mereka tetap aktif, bahagia, dan berdaya.

“Sekolah ini akan menghadirkan kelas kesehatan, literasi digital, pembinaan mental, hingga aktivitas budaya khas Sriwijaya. Semua program dirancang agar para lansia tetap produktif dan memiliki kualitas hidup yang bermartabat,” tandasnya.

Ketua Harian, R.A. Aisyah SE., MM. menambahkan bahwa proyek ini adalah misi sosial untuk mengingatkan bahwa lansia bukan beban, melainkan guru kehidupan.

“Kami ingin menghadirkan rumah kedua yang membuat mereka merasa dihargai dan tetap berarti,” tegasnya.

Dalam.kesempatan itu Ketua Pembina Srikandi TP Sriwijaya, Hanna Gayatri, SH, menilai pendirian sekolah ini sebagai langkah nyata menjaga kualitas hidup lansia.

“Ini persembahan hati untuk para sesepuh bangsa. Usia boleh bertambah, tapi semangat harus tetap menyala,” ujarnya.

Dengan semangat gotong royong, gedung ini diharapkan menjadi model pendidikan nonformal lansia pertama yang menginspirasi daerah lain.

“Ketika kita membangun untuk lansia, sesungguhnya kita sedang membangun masa depan,” tutup para Srikandi TP Sriwijaya.

Pembangunan akan segera dimulai dengan dukungan tokoh masyarakat, komunitas perempuan, dan berbagai elemen sosial lainnya. (Guffe)