SURABAYA, NUSANTARAPOS, – Dai Kyokushin Karate Indonesia (DKKI) pusat mengirimkan 43 atlet terbaiknya dari berbagai perwakilan daerah diantaranya DKKI Pengprov NTB, DKKI Pengprov Kalteng, DKKI Pengprov Jateng, DKKI pengprov DIY dan DKKI Pengprov Jatim, di kejuaraan Open Kyokushin Super Fight SLC Cup III Road To Jepang 2026.
Atlet DKKI berhasil memborong 24 medali Emas, 15 medali Perak dan 5 medali Perunggu di kategori lomba Kumite dan Kata. Atlet DKKI yang bertanding mengikuti kejuaraan dari usia pra junior, junior dan senior di kejuaraan Open Kyokushin Super Fight SLC Cup III Road To Jepang 2026, di laksanakan di Black Hall, Fairway Nine Mall Surabaya barat, kawasan bukit darmo, Minggu, (25/1/2026).
Dai Kyokushin Karate Indonesia ini di bawah Asuhan dan Bimbingan Kancho Soengging Soerjasmoro, selaku Founder & Chairman Dai Kyokushin Karate Indonesia dan Senpai Tunggul Aryo Wibowo selaku Ketua Umum Pusat Dai Kyokushin Karate Indonesia.
Dalam keterangannya Senpai Tunggul Aryo Wibowo, Ketua Umum DKKI Pusat, saat di konfirmasi oleh awak media, melalui sambungan seluler, pada hari selasa, (27/1/2026). Senpai Tunggul Aryo Wibowo mengatakan saya sangat apresiasi yang luar biasa kepada semua para atlet DKKI dari beberapa perwakilan daerah Pengprov DKKI yang mengikuti Kejuaraan Open Kyokushin Super Fight SLC Cup III Road To Jepang 2026. Dari 43 atlet yang kita turunkan mengikuti kejuaraan SLC CUP Road To Jepang kita bisa berhasil memborong 44 medali yaitu 24 medali Emas, 15 medali Perak dan 5 medali Perunggu, ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa, dimana ada satu atlet DKKI yang mengikuti dua Kategori lomba yaitu lomba Kumite dan Kata.
Ia juga menyampaikan dari 15 atlet yang mendapatkan medali perak itu ada 5 atlet DKKI saling bertemu bertanding di final merebutkan medali emas artinya sudah ada 30 atlet yang berpeluang mendapatkan medali emas. itu menandakan bahwa DKKI sudah siap untuk berkompetisi di kejuaraan open Kyokushin di luar agenda Kejuaraan DKKI, 44 medali yang diperoleh DKKI di kejuaraan SLC CUP Road To Jepang 2026, ini merupakan hadiah prestasi dari para atlet di hari ulang tahun DKKI yang ke 3, pada hari Kamis, tanggal 22 Januari 2026.
Pretasi yang di raih DKKI saat ini tentunya ini tidak lepas dari kerja keras para pengurus dan pelatih dari dojo masing – masing di daerah, sudah mampu bisa berkompetisi dengan perguruan Kyokushin lainnya.
Harapan kedepannya selain mengikuti kejuaraan SLC Cup road to Jepang tahun ini, DKKI juga sangat terbuka untuk mengikuti kejuaraan open Tournamen Kyokushin yang lain di luar kegiatan DKKI, bertujuan untuk mengukur dan mengasah kemampuan para atlet DKKI dengan atlet dari perguruan Kyokushin lainnya, selain itu juga untuk membangun menjalin tali silahturahmi antar perguruan Kyokushin
terutama di Jawa Timur, bertujuan membangun ekosistem yang kondusif, dimana masih banyak pasar orang – orang atau masyarakat yang ingin belajar Kyokushin semakin terbuka dan semakin besar peluangnya,” ujarnya.
Shihan M Mahmoed selaku Ketua Dewan Guru DKKI Pusat dalam keterangannya juga menyampaikan saya selaku Ketua Dewan Guru DKKI Pusat sangat bersyukur sekali, alhamdulilah DKKI pusat bisa mengirimkan atlet – atlet terbaiknya, dengan hasil yang sangat membanggakan memborong 24 medali emas, 15 medali perak, dan 5 medali perunggu saat mengikuti Kejuaraan Open Kyokushin Super Fight SLC Cup III road to Jepang yang di selenggarakan di Surabaya, meskipun tidak tampil secara full team, sudah bisa memborong medali di kejuaraan SLC artinya masih banyak atlet – atlet terbaik yang dimiliki oleh DKKI. Ia juga mengatakan DKKI pusat memiliki program asas pemerataan daerah, dimana atlet – atlet terbaik DKKI di daerah yang siap mengikuti kejuaraan Open Kyokushin di luar agenda Kejuaraan DKKI,” ujarnya.
Shihan Machmoed juga menyampaikan bahwa atlet – atlet DKKI saat mengikuti kejuaraan open Kyokushin juga sangat diperhitungkan dan di segani oleh perguruan – perguruan Kyokushin lainnya, terbukti atlet DKKI bisa menguasai atau memenangkan pertandingan di beberapa kelas yang dipertandingkan dengan demikian semua atlet DKKI semua bisa meraih medali,” terangnya.
Saran dan harapan kepada semua pelatih DKKI yang ada di Dojo masing masing pengprov daerah, agar bisa meningkatkan kualitas lebih baik lagi, lebih siap lagi untuk membina atlet – atletnya. Bahwa program kerja DKKI Pusat terkait mengikuti kejuaraan Open Tournament Kyokushin bisa di jadikan acuan dan kompetisi di masing masing daerah, saling berlomba untuk berprestasi menyiapkan atlet terbaiknya untuk mengikuti kejuaraan open Kyokushin di luar agenda Kejuaraan DKKI. Jadi target dari DKKI pusat tidak hanya memenuhi kuota mengirimkan jumlah atlet di kejuaraan open Kyokushin, akan tetapi memilih atlet yang berkualitas dan terbaik yang benar – benar bisa menjadi juara membawa nama baik dan mengharumkan nama perguruan DKKI, meraih juara medali emas, ” pungkasnya. (Aryo).

