Aceh, NUSANTARAPOS – Provinsi Aceh kini mulai menjadi magnet bagi investor internasional. Pasca-bencana longsor dan banjir bandang yang melanda beberapa waktu lalu, optimisme kebangkitan ekonomi justru muncul dari sektor agribisnis. Alqudsi Group, perusahaan yang berbasis di Singapura dan Australia, secara resmi menyatakan ketertarikannya untuk mengembangkan potensi pertanian dan peternakan di Aceh.
CEO Alqudsi Group, Syed Ghazaly Alqudsi, Ph.D., telah melakukan pertemuan strategis dengan Wakil Gubernur Aceh guna mempresentasikan keberhasilan model peternakan mereka di Western Australia.
Inovasi Pakan dan Pengembangan Sapi Lokal
Fokus utama Alqudsi Group adalah menerapkan teknologi tanaman pangan ternak yang mampu mempercepat perkembangan bobot sapi. Melihat potensi besar pada Sapi Aceh dan varietas lokal lainnya, Alqudsi berencana menjadikan Aceh sebagai pilot project pengembangan peternakan modern di Indonesia.
Beberapa poin penting dalam rencana investasi ini meliputi:
● Wilayah Target: Fokus pengembangan lahan akan dilakukan di Aceh Tengah, Aceh Besar, dan Aceh Jaya.
● Kualitas Ekspor: Menciptakan bibit sapi unggul yang tahan penyakit dengan standar kualitas ekspor maupun kebutuhan nasional.
● Survei Lanjutan: Tim ahli dijadwalkan kembali pada bulan Ramadhan untuk melakukan survei mendalam terkait kesiapan lahan dan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Kami melihat potensi peternakan yang sangat besar. Kami ingin membawa pengalaman dari Australia ke Aceh untuk menghasilkan sapi dengan kualitas terbaik,” ujar Syed Ghazaly.
Jaminan Keamanan Investasi dari Pemerintah
Wakil Gubernur Aceh menyambut baik rencana ini dan menegaskan bahwa lahan di Aceh masih sangat mencukupi untuk skala industri. Beliau juga memberikan jaminan keamanan investasi di tanah rencong.
Pemerintah berharap Alqudsi Group menunjukkan komitmen yang nyata, mengingat selama ini banyak investor yang datang namun tidak memberikan kelanjutan (realisasi). Masyarakat Aceh, yang mayoritas memiliki mata pencaharian di bidang pertanian dan peternakan, sangat menantikan kehadiran investor yang serius untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal

