BLITAR, NUSANTARAPOS,- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun anggaran 2026 yang salah satunya dilaksanakan di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, membawa dampak positif bagi warga desa. Karena, di samping pelaksanaan kegiatan fisik, dalam program tersebut juga ada non fisik. Kedua program tersebut harus dilaksanakan selama 30 hari sejak selesai dibukanya pembukaan hingga penutupan.
Semantara, untuk program fisik, dari waktu yang masih tersisa yang hanya sekitar kurang lebih satu minggu ini, baik para anggota satgas TMMD bersama dengan warga terus berjibaku dengan tugas masing-masing agar pekerjaan mereka selesai tepat waktu.
Salah satunya, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Suroso ini, dengan semangat gotong royong dan saling bahu membahu mereka bekerja sekuat tenaga tanpa mempedulikan terik matahari yang menyengat di atas kepala mereka. Harapan mereka tentunya adalah demi mewujudkan cita-cita warga Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.
“Kita terus berupaya sebaik-baiknya dengan sisa waktu kurang lebih satu minggu ini agar rumah Pak Suroso dapat kami selesaikan,” kata Serda Tauhid, Rabu (4/3/26).
Lebih lanjut Serda Tauhid berharap kepada para penerima bantuan Rutilahu ini dapat merawat dan menjaga hasil dari pembangunan yang telah dikerjakan. “Kami berharap Pak Suroso segera menempati rumah barunya agar beliau nyaman dan tidak takut lagi adanya genteng yang bocor,” pungkas Serda Tauhid.*

