BLITAR,NUSANTARAPOS,- TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 merupakan salah satu bentuk upaya TNI Angkatan Darat dalam ikut serta membantu pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan di segala bidang. Oleh karena itu, dalam program TMMD ini terdapat dua sasaran yang harus dikerjakan, yakni sasaran pengerjaan fisik dan non fisik. Dimana kedua sasaran tersebut harus dikerjakan secara bersama-sama.
Untuk mempercepat pengerjaan dalam pelaksanaan TMMD ini tentu, tidak hanya TNI saja yang harus turun tangan, namun masyarakat desa dan juga instansi terkait serta organisasi lain ikut serta saling bahu membahu bergotong royong.
Tujuan yang mulia ini tentunya akan mendapatkan hasil yang baik, karena ke depannya semua dari hasil pembangunan yang telah dikerjakan digunakan sebesar-besarnya oleh masyarakat.
“Untuk menyelesaikan pekerjaan ini tentunya dibutuhkan kekompakan baik antara anggota satgas dengan warga. Ini menjadi tolok ukur dari keberhasilan pekerjaan kita,” kata Dan SSK, Kapt Inf Hendrik, Rabu (4/3/26).
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, gotong royong antara TNI dan warga ini haruslah selalu dijaga sebagai bentuk pengamalan Pancasila sila ke 3 Persatuan Indonesia. “Dengan adanya persatuan dan kesatuan antara TNI dengan rakyat akan terbangun kekuatan yang besar,” pungkas Dan SSK. *

