Gresik – Suasana penuh kebersamaan tampak dalam pelaksanaan TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik di Desa Slempit. Satgas TMMD bersama warga terus melanjutkan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Eka, Rabu (20/5/26). Pekerjaan pemasangan atap dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan semangat gotong royong. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat.
Program TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, terus menunjukkan progres pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Eka. Satgas TMMD bersama warga setempat bahu membahu mempercepat penyelesaian pekerjaan di berbagai tahapan pembangunan. Kegiatan ini dilakukan dengan tetap mengedepankan semangat gotong royong di lapangan.
Di lokasi, para personel Satgas TMMD dan warga terlihat bekerja tanpa mengenal lelah untuk mengejar target penyelesaian rumah. Setiap bagian pekerjaan dikerjakan secara bergantian dan saling membantu, mulai dari pemasangan struktur hingga tahap akhir pembangunan. Kekompakan tersebut membuat proses pengerjaan berjalan lebih efektif dan terarah.
Melalui kebersamaan yang terjalin, rumah Ibu Eka kini semakin mendekati tahap penyelesaian. Program TMMD ke-128 tidak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai solidaritas antara TNI dan masyarakat. Harapannya, rumah ini segera selesai dan dapat segera ditempati dengan nyaman oleh keluarga penerima manfaat.
Perlahan namun pasti, rumah Ibu Eka kini mulai menunjukkan wujud yang lebih layak untuk dihuni. Setiap bagian yang terpasang menjadi simbol kerja keras dan kebersamaan Satgas TMMD dan warga. Program TMMD ke-128 di Desa Slempit pun kembali membuktikan manfaat nyata bagi masyarakat. Harapan baru kini tumbuh di bawah atap rumah yang sedang diselesaikan.
Di akhir proses pembangunan, rumah Ibu Eka kini berdiri lebih layak dan nyaman untuk ditempati. Satgas TMMD dan warga berhasil menyelesaikan pekerjaan dengan penuh semangat kebersamaan. Program TMMD ke-128 kembali membuktikan manfaatnya bagi masyarakat Desa Slempit. Harapan baru kini benar-benar menjadi kenyataan.

